Beritahati.com - Pengadilan Federal di Rio de Janeiro, Jumat (18/3) waktu setempat akhirnya memutuskan Neymar membayar denda €45.9 juta dengan dakwaan penggelapan pajak penghasilan.


Neymar dinyatakan bersalah dalam kasus penggelapan pajak atas penghasilannya dari semasa bersama Santos hingga Barcelona serta sejumlah sponsor pribadi.


Meski demikian, Neymar dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut. Menurut dokumen pengadilan, Neymar menjalankan bisnisnya (Neymar Sport e Marketing, N & N Consultoria, N & N Administracao de Bens) tanpa membayar pajak yang seharusnya senilai €56.4 juta dari periode 2012 hingga 2014.


Pihak yang berwajib sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini dengan terungkap adanya kontrak palsu yang diciptakan guna menghindari pembayaran pajak. Bulan kemarin, pengadilan juga telah membekukan aset sang pemain terkait kasus yang sama.


Di Spanyol, Neymar juga tengah dalam penyelidikan terkait proses transfernya dari Santos menuju Barcelona pada 2013 lalu. Mengenai kasus tersebut, Neymar bersama dengan orang tua serta mantan dan presiden Barcelona saat ini sudah menghadiri persidangan awal tahun ini.