27849 
Kendaraan Anda Disita di Kantor Polisi? Begini Prosedur Pengembaliannya

Kendaraan Anda Disita di Kantor Polisi? Begini Prosedur Pengembaliannya

Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com, Jakarta - Mungkin Anda, pengendara sepeda motor dan mobil pernah atau mengalami kejadian saat kendaraan Anda disita pihak kepolisan karena tidak memiliki surat kelengkapan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun Surai Ijin Menemudi (SIM) saat berkendara atau kendaraan Anda hilang dicuri dan ternyata diketahui pelaku pencurian berikut barang bukti (kendaraan Anda-red) berhasil diamankan di kantor polisi.

Pastinya dong, Anda berupaya untuk mengambil kembali kendaraan tersebut ke kantor polisi setempat. Nah, agar Anda tak bingung dan kesulitan mengambil kembali kendaraan Anda tersebut, ada prosedur dan tata caranya. Detilnya, berikut petikan wawancara langsung Reporter Beritahati.com, Andrew Tito dengan Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Herru Julianto, di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (19/4).

Saat razia dijalan, polisi tak sedikit menyita kendaraan pengendara. Bisa dijelaskan?
Polisi akan menyita kendaraan yang diketahui berpajak tidak aktif (STNK-red) dan kendaraan yang tidak ada datanya, seperti tidak membawa SIM. Jadi petugas yang ada di lapangan terpaksa harus menahan kendaraan pengendara guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, semisal pencurian kendaraan bermotor.




Bila kendaraan tersebut bukan hasil curian, apakah pengendara dapat melakukan pengambilan kembali kendaraannya di kantor polisi?
Oh bisa, bagi pengendara yang kendaraannya ditahan bisa melakukan penebusan kembali kendaraannya di Polsek maupun Polres setempat dengan persyaratan yang cukup mudah. Kendaraan yang tertahan karena tidak membawa surat kelengkapan, bisa membawa surat kelengkapannya, seperti STNK dan SIM, kemudian di cocokan. Untuk pelanggaran tak miliki SIM, pengendara juga harus menulis surat peryataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Untuk kendaraan yang ditahan karena masalah pajak, dipersilahkan untuk membawa surat tanda pembayaran pajak dari Samsat dan juga menulis surat pernyataan.

Oke, lantas bagaimana dengan prosedur pengembalian kendaraan sitaan pemilik asli kendaraan yang mengalami pencurian?
Pengembalian barang sitaan tersebut dapat dilakukan bila perkara masalah pencurian itu sudah mendapat putusan tetap dari hakin pengadilan setempat dan sudah tidak di selidiki lagi. Kendaraan bisa langsung dikembalikan kepada pemilik asli, tentu  beberapa persyaratan, diantaranya si pemilik asli kendaraan harus membawa surat kelengkapan berupa STNK dan BPKB, nanti dicocokan serta membuat berita acara serah terima kendaraan sitaan yang tembusannya di sampaikan oleh penyidik.
    
Artinya, pemilik kendaraan mempunyai hak untuk mendapatkan kembali kendaraannya begitu..
Oh iya. Bahkan, tentang pengembalian barang yang disita sebagai barang bukti kepada yang berhak atas barang tersebut telah diatur lebih jelas dalam Pasal 19 ayat (1) Perkap No 10 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Bukti di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dari dua hal di atas, apakah ada kewajiban pemilik kendaraan membayar sejumlah uang kepada pihak polisi?
Semua gratis alias tidak di pungut biaya, tapi harus lengkap persyaratannya.




 

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top