Beritahati.com, Jakarta - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko akhirnya resmi mendaftar sebagai calon ketua umum PSSI di Kantor DPP Pepabri, Jakarta, Senin (5/9).

Moeldoko menjadi orang keempat setelah Edy Rahmayadi, Edy Sofyan, Bernhard Limbong, dan Kurniawan Dwi Yulianto. Selain itu, ada kemungkinan pengusaha nasional, Erwin Aksa, juga akan maju. Mereka akan bertarung di Kongres PSSI di Makassar, 17 Oktober.


Moeldoko menjelaskan, dirinya maju menjadi bakal calon murni karena ingin melakukan pembenahan persepakbolaan nasional dan tidak ada hubungannya dengan tantangan salah satu bakal calon yaitu Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi yang sebelumnya telah mendaftar.


"Tidak ada hubungannya dengan Pak Edy. Yang ada adalah semangat kami atas keprihatinan masyarakat Indonesia terhadap PSSI. Kami maju tidak dengan tangan kosong," ucapnya, menambahkan.


Meski sudah resmi mendaftar, Moeldoko enggan menyebutkan pemilik suara PSSI yang mengusung dirinya.

Pihaknya hanya menegaskan jika tidak hanya pemilik suara yang memberikan dukungan, namun juga pihak lain yang bukan merupakan pemilik suara PSSI.

Sebelumnya, nama Moeldoko muncul pada Kongres PSSI Surabaya pada 18 April 2015. Namun, rencana tersebut urung dilakukan dan nama La Nyalla Mattalitti akhirnya mampu merebut posisi Ketua Umum PSSI.


Setelah masuk masa pensiun, Moeldoko ternyata masih punya harapan untuk memperbaiki persepakbolaan nasional. Terbukti, pria kelahiran Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957 ini secara resmi mengajukan diri sebagai calon pemimpin induk organisasi sepak bola Indonesia empat tahun kedepan.

Bersama calon lainnya, Moeldoko akan berusaha lolos verifikasi dari Komite Pemilihan sebelum bersaing pada Kongres PSSI.