Beritahati.com, Jakarta - Sidang lanjutan perkara penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali digelar di Gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, hari ini.


Dalam sidang tersebut ada yang menarik perhatian para pewarta di sepanjang jalan RM Soemarso di mana saat sidang berlangsung anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) menampilkan sebuah atraksi silat betawi dari laskar 414 Sanggar Melati dan Duren Sawit.


"Pertunjukan silat ini sebagai simbol untuk menjaga nama baik agama dan kitab kita agar dijauhkan dari penista agama," ujar salah satu orator saat hendak mengawali atraksi.


Dalam kegiatan tersebut semua massa penolak Ahok bertakbir saat beberapa perwakilan dari sanggar silat mempertontonkan kebolehannya.


Sidang lanjutan kali ini masih mengagendakan menggali keterangan saksi pelapor. Juru Bicara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Kota Bogor Abdul Halim menyatakan seorang saksi yang akan diperiksa hari ini berasal dari MUI Kota Bogor.


"Saksi pelapor dari MUI Kota Bogor tetapi atas nama pribadi, Wilyudin Abdul Rasyid Dhani," kata Abdul Halim di Auditorium Kementerian Pertanian.


Ia mengatakan Wilyudin akan membawa barang bukti berupa video Ahok saat berpidato di Kepulauan Seribu.


"Barang bukti video lengkap selama 1 jam lebih yang diupload Pemprov (DKI Jakarta) ada di dalam flashdisk. Saat ini baru video saja," ucap Abdul Halim.


Sementara itu sekitar 2.000 personel kepolisian dikerahkan menjaga sidang kelima ini. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan mengungkap mereka ditempatkan di empat ring sama seperti sidang keempat pekan lalu, antara lain di dalam ruang sidang, di pelataran Gedung Kementan, di luar Gedung Kementan, dan di sekitar Gedung Kementan.