Beritahati.com, Manila - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengejek pastor dan uskup gereja Katolik dengan meminta mereka mencicipi sabu-sabu agar mengerti dampak narkoba tersebut. Duterte meminta mereka mencoba sabu-sabu sebelum mengkritik perang melawan narkoba yang dia kobarkan di Filipina.


Presiden yang dikenal dengan “umpatan kotor”-nya ini menganggap para pemuka gereja Katolik yang mengkritik perang melawan narkoba sebagai sosok munafik.


”Gereja benar-benar tidak mengerti. Mereka tahu (masalah narkoba), mereka tahu bahwa itu adalah yang terburuk, namun, mereka mengatakan bahwa pembunuhan di luar pengadilan tidak baik,” katanya.


“Jadi imam (Katolik) harus menggunakan sabu-sabu sehingga mereka akan mengerti. Saya sarankan satu atau dua dari uskup dibawa juga,” ledek duterte seperti dikutip dari Sun Star Manila, Kamis (19/1).


Meski demikian, dalam surat sebelumnya yang dia tujukan kepada pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus (Francis) Duterte telah menyampaikan pujian tertinggi. Dia mengucapkan terima kasih kepada Paus Francis yang sudah mengunjungi Filipina.Surat itu dikeluarkan oleh Kantor Penasihat Presiden tentang Proses Perdamaian (OPAPP) pada Rabu,18 Januari 2017.


“Filipina menghargai hubungan khusus dengan Takhta Suci dan salam dengan rasa syukur Anda,” lanjut surat Duterte.