Dihadapan FUI, Demokrat Curhat SBY Difitnah

Dihadapan FUI, Demokrat Curhat SBY Difitnah

Reporter : Holang

Beritahati.com, Jakarta - Anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Didik Murkrianto mengatakan, persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara memang sangat dinamis dengan cara pandang berbeda-beda.


Didik pun menyoroti fenomena belakangan ini yang banyak tuduhan atau bahkan fitnah yang diamanatkan kepada Ketua Umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).


"Ketum kami juga menjadi korban fitnah. Ini terjadi dari berbagai aksi damai yang dilakukan umat Islam. Kami terus melawan dan menegakkan tuduhan keji serta fitnah kepada negarawan kita Pak SBY," ujarnya saat RDP dengan Forum Umat Islam (FUI) di DPR RI, Selasa (21/2).


"Perjalanan bukan sekali saja, tapi berbagai persoalan dialamatkan kepada beliau. Karena memperjuangkan keadilan tidak mudah meskipun langit runtuh kami akan tetap memperjuangkan keadilan," jelasnya.


Didik menegaskan, menjalankan bangsa dan negara tentu sesuai kepentingan bersama.


"Tentu kami di komisi III sepakat dengan bapak-bapak semuanya (FUI) sebagai peran dan tupoksinya, kami ingin menegakkan semangat kita bersama dengan koridor dan aturan main kita bersama," tegasnya.


Didik menambahkan, persoalan yang muncul dilihat sebagai arif dan bijaksana, utuh dan jernih. Aspirasi menegakkan hukum dan keadilan yang menjadi domain penegak hukum harus disuarakan.


"Kita sadar bahwa kepolisian negara kita dalam satu fungsi juga menjalankan fungsi pemerintahan untuk menciptakan rasa aman. Polri harus independen, tidak berdasakan pesanan siapapun," tandasnya.


Kata Didik, tentu memang belakangan ini persoalan bangsa berujung pada proses Penegakkan hukum. Penegak hukum jadi konsen bersama agar dijalankan independen dan tidak pandang bulu tanpa kepentingan apapun.


"Ini adalah negara milik kita bersama, kita semuanya mengawal itu betul-betul pasang koridor penegakan hukum tanpa pesanan pihak tertentu," pungkasnya.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top