185 
Kronologi Rusuh di Lapas Klas IIA Jambi yang Dipicu Penolakan Razia Narkoba

Kronologi Rusuh di Lapas Klas IIA Jambi yang Dipicu Penolakan Razia Narkoba
Kapolda Jambi, Bigjen Pol Yazid Fanani
Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jambi - Kerusuhan terjadi di Lapas Klas II A Jambi, pada Rabu (1/3), karena narapidana menolak razia yang dilakukan petugas Kemenkumham dibantu Kepolisian.


Berikut kronologi rusuh di Lapas yang berlokasi di Jalan Patimura Lintas Timur Sumatera, Jambi itu versi Polda Jambi:


Razia di Lapas merupakan kegiatan rutin Kemenkumham Jambi dan meminta bantuan personel Polresta Jambi terhadap penghuni Lapas yang diindikasikan mengonsumsi sekaligus pengendali peredaran narkoba di dalam Lapas.


Sebelum razia, diawali dengan Apel persiapan yang dipimpin oleh Ka Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi dan didampingi oleh Kapolresta Jambi, Ka Lapas Jambi, diikuti oleh personel Kemenkumham Provinsi Jambi.


Selanjutnya setelah melakukan apel persiapan, tim dari Kemenkumham dibagi dua, langsung masuk ke blok untuk melakukan razia. Sementara personel Polresta Jambi berjaga di luar Lapas.


Namun saat petugas Lapas hendak masuk ke blok, para napi melakukan perlawanan sehingga kegiatan tidak jadi dilaksanakan.


Selanjutnya, para napi melakukan provokasi dengan melakukan pelemparan sekitar pukul 22.00 WIB. Napi semakin berutal dengan melakukan pembakaran. Sehingga petugas melakukan evakuasi terhadap napi perempuan.


Kemudian sekitar pukul 22.30 WIB, datang bantuan dari personel Brimob maupun TNI untuk menenangkan napi.


Sekitar pukul 23.45 WIB, api berhasil dipadamkan dan massa berhasil ditenangkan dengan dilakukan tindakan penembakan gas air mata.


Hingga saat ini, situasi di Lapas Jambi dapat dikendalikan. Atas kejadian tersebut, beberapa bagian di dalam Lapas terbakar serta enam napi mengalami luka. Sementara dari pihak Kepolisian, tiga personelnya terluka.


Kapolda Jambi, Bigjen Pol Yazid Fanani, memastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.


“Yang pasti Kantin dan aula yang terbakar. Tidak ada korban jiwa, hanya luka kena lemparan saja. Kita pastikan semua tahanan dalam kondisi selamat dan aman. Sementara untuk tahanan wanita telah kita evakuasi dengan aman,” ungkap Brigjen Pol Yazid Fanani kepada media usai melakukan mediasi dengan napi, Kamis (2/3)

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top