185 
Kronologi penangkapan otak pembunuh satu keluarga di Medan

Kronologi penangkapan otak pembunuh satu keluarga di Medan

Penulis: Cahyo

Beritahati.com, Medan - berakhir sudah, pelarian Andi Lala, otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Mabar, di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumatera Utara. Pria berkumis ini ditangkap aparat gabungan di Jalan Lintas Rengat/Tembilahan, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau, Sabtu (15/4).


“Betel, pelaku ditangkap tim gabungan Polda Sumut, Polda Riau dan Polres Inhu,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Sabtu (15/4).


Kombes Pol Rina mengatakan penangkapan terhadap tersangka berhasil dilakukan setelah aparat melakukan penyelidikan sejak Jumat malam hingga Sabtu dinihari. Keberadaan tersangka diketahui di sebuah rumah. Namun, tidak langsung ditangkap karena tempat persembunyiannya dekat rumah yang sedang menggelar pesta.


Sekitar pukul 04.00 WIB, tim gabungan kembali bergerak dengan mendatangi rumah tersebut dan melakukan penggeledahan. Pukul 05.10 WIB, Andi Lala ditangkap rumah yang terletak di jalan lintas Rengat-Tembilahan, di Desa Pekan Tuan, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau itu.


“Ternyata benar di dalam rumah itu didapati tersangka, saat ditangkap sempat melakukan perlawanan dan penyerangan terhadap petugas,” ungkap Rina.


Kini, Andi Lala sedang dalam perjalanan menuju Medan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Sumut.


"Sekarang dalam perjalanan, pelaku diperkirakan tiba di Medan, Minggu (16/4)," ucap Rina.


Meski motif pembunuhan Riyanto dan keluarganya oleh Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra masih didalami. Namun latar belakang perebutan harta hasil penjualan harta warisan tanah Rp 500 juta yang disimpan korban menjadi dugaan kuat Andi Lala membunuh Riyanto, isterinya, dua anaknya dan mertua Riyanto.


Sebelumnya, warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli dikagetkan adanya lima warga yang ditemukan tewas di rumahnya Pasar I Gang Tengah/Jalan Mangaan Gang Benteng, Mabar, Medan, Minggu (9/4).


Kelima korban yang tewas diketahui Rianto (40) dan isterinya Riyani (35), dua anaknya Syafa Fadillah Hinaya (15) dan Gilang Laksono (11) serta mertuanya Marni (60).


Sedangkan puteri bungsu korban bernama Kinara (5) ditemukan dalam kritis dan masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.


Sebelum menangkap Andi Lala, polisi telah menangkap dua tersangka lain yakni Roni dan Andi Saputra.


 

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top