Beritahati.com, Jakarta - Kepolisiaan Polda Metro Jaya melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas dalam aksi buruh dalam perayaan May Day.


Dirlantas Polda Metro menjelaskan bahwa pengalihan arus dilakukan Jaya untuk kelancaran lalu lintas.


"Dalam rangka menghadapi giat aksi buruh (May day) Ditlantas PMJ & Jajaran mempersiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk menciptakan juga membangun keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas tetap terjaga dengan baik sehingga seluruh aktivitas masyarakat yang menggunakan ruang lalu lintas tetap lancar serta kondusif tanpa adanya hambatan yang berarti," Kasubdit Bingakkum Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto,Saat di konfirmasi, Senin (1/5) pagi.


Budiyanto mengatakan, mereka sudah melakukan sejumlah rencana rekayasa pengalihan arus buruh yang datang dari luar Jakarta.


Massa yang datang dari Bekasi akan diarahkan untuk melewati jalan Tol arah Cempaka Putih - pintu tol Cempaka Putih - Jalan Letjen Suprapto - Pasar Senin - Pejambon - titik aksi.


Untuk massa yang datang dari arah Tangerang/Banten akan dilewatkan Tomangv-vjalan raya Biak - Harmoni - Juanda - Pasar Baru - Lapangan Banteng baru ke titik aksi.


Terakhir, untuk massa yang dari arah Bogor/Sukabumi diarahkan Tegal Parang - Kuningan - Rasuna Said - Menteng - Tugu Tani - Merdeka Timur - titik aksi.


Budiyanto mengatakan Pedemo bisa memarkirkan kendaraan di Gelora Bung Karno, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, IRTI, dan PRJ Kemayoran.


Sementara itu, untuk titik aksi, Polda Metro Jaya telah melakukan rekayasa lalu lintas demi menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas.


Budiyanto menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari rute-rute tersebut. Ia menyarankan agar publik mencari jalur alternatif apabila berniat melewati rute aksi. Tidak lupa masyarakat diminta tetap tertib selama aksi May Day.


Berikut titik rekayasa lalu lintas di sekitar tempat aksi:
Rute Pengalihan Arus di jalan sekitar Istana Negara:
1. Arus lalu lintas yang dari jalan Hayam Wuruk menuju jalan Majapahit dialihkan ke kiri jalan Juanda.
2. Arus lalu lintas yang dari jalan lapangan Banteng menuju jalan Veteran dialihkan ke kanan ke jalan Pos.
3. Arus lalu lintas yang dari jalan Gunung Sahari menuju ke jalan Sutoyo diluruskan ke jalan Senen Raya.
4. Arus lalu lintas yang dari jalan Senen Raya menuju jalan Budi Utomo diluruskan ke jalan Gunung Sahari.


5. Arus lalu lintas yang dari jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju jalan Medan Merdeka Utara dialihkan menuju ke jalan Perwira.
6. Arus lalu lintas yang datang dari arah Simpang Lima Senen menuju RSPAD gatot Subroto diluruskan ke jalan Senen Raya - Wahidin.


7. Arus lalu lintas yang datang dari Cikini Raya menuju jalan M Ridwan Rais dialihkan ke kanan jalan Kwitang Raya atau arus lalu lintas yang datang dari arah jalan Kwitang diputar balikan kembali ke jalan Kwitang Raya serta yang dari jalan Kebon Sirih diluruskan ke jalan Kwitang Raya.


8. Arus lalu lintas yang dari arah jalan Jend Sudirman menuju ke Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang
9. Arus lalu lintas yang datang dari arah Abdul Muis diluruskan ke jalan Harmoni maupun Fachrudin.


10. Arus lalu lintas yang datang dari arah Abdul Muis menuju jalan Museum diluruskan ke jalan Fachrudin begitu juga sebaliknya


Pengalihan arus dari Istana Negara ke DPR/MPR
1. Arus kendaraan yang datang dari arah S Parman menuju jl. Gatot Subroto dialihkan ke kiri jl. KS. Tubun atau ke kanan Palmerah atau ke jalan Pejompongan.


2. Arus kendaraan yang datang dari arah dari Satrio menuju Sudirman diluruskan ke fly over Karet – KH Mas Manyur begitu pun arah sebaliknya.


3. Arus kendaraan dalam tol dari arah timur menuju ke barat yang mau keluar depan Cakra di luruskan keluar depan Slipi Jaya dan apabila massa sudah menguasi tol arus lalu lintas yang datang dari arah timur dikeluarkan di offrame Cakra dialihkan ke arah Blok M maupun ke Semanggi arah utara.


4. Arus kendaraan dalam tol dari arah barat menuju timur yang mau keluar off ramp Senayan di luruskan keluar off ramp Pancoran dan apabila masa sudah menguasai tol arus, lalu lintas yang datang dari arah barat menuju ke timur dikeluarkan di offrame RS Dharmasis.


5. Apabila massa sudah melewati lingkar Semanggi menuju DPR/MPR, maka arus lalu lintas yang datang dari arah Senayan yang akan menuju jalan Jend Gatot Subroto diluruskan ke jalan Sudirman - Thamrin arah utara.


Pengalihan arus di DPR/MPR
Kendaraan massa aksi buruh yang datang dari Jl. Asia Afrika diarahkan balik arah kembali ke Jl. Asia Afrika atau lurus ke arah Pospol Palmerah


FLY OVER SENAYAN
Kendaraan massa dari arah timur diarahkan belok kiri ke Jl. Grbang Pemuda (tidak ada yang lurus menuju depan Gd. DPR / MPR RI ).


Kendaraan massa dari arah selatan (Jl. Gerbang Pemuda) diarahkan lurus naik fly over menuju Semanggi atau balik arah melalui kolong fly over menuju Lapangan Tembak.


SEMANGGI
Kendaraan massa dari arah timur diarahkan belok kiri ke arah bundaran Senayan (tidak ada yang lurus ke arah barat).
Kendaraan massa dari arah selatan diarahkan lurus kearah utara Bundaran HI.
Kendaraan massa dari arah utara diarahkan lurus ke arah Bundaran Senayan.


POSPOL PALMERAH
Kendaraan massa dari arah utara (dari Pejompongan/Manggala) diarahkan lurus ke arah Permata Hijau.


POSPOL PEJOMPONGAN
Kendaraan massa aksi buruh dari arah utara diarahkan lurus ke arah Permata Hijau.
(Editor: Dadi)