570 
Ini strategi Moeldoko, 'Panglima Tani' buat petani kaya

Ini strategi Moeldoko, 'Panglima Tani' buat petani kaya

Penulis: Dadi

Beritahati.com, Jakarta - Setelah ditunjuk sebagai ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko yang kini dijuluki Panglima Tani, makin intensif Dan masif memperjuangkan nasib petani di Tanah Air.


Hal ini diperlihatkan dan disuarakan Moeldoko didepan petani Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (24/5).


Dalam kesempatan itu, Moeldoko berbincang langsung dengan petani, termasuk mengupayakan pemecahan sejumlah masalah yang dihadapi petani.


Intinya, kedatangan pria asal Kediri, Jawa Timur itu untuk mensosialisasikan program HKTI dan membantu para petani mengatasi berbagai persoalan yang dhadapi. Misalnya, persoalan pupuk, air, bantuan peralatan pertanian, produksi hingga harga hasil panen.


“HKTI telah membangun strategi dan membangun kerja sama dengan PT M Tani agar petani bisa sejahtera serta tidak terlilit persoalan. Petani Indonesia, khususnya Sumbawa harus sejahtera,” kata Moeldoko dalam rilisnya yang diterima Beritahati.com, Rabu (25/5).


Moeldoko menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengatasi harga yang kerap anjlok setiap musim panen.


Dirinya juga berkomitmen menyampaikan kesulitan air yang dihadapi petani kepada menteri terkait.


“Ini kesempatan yang sangat bagus. Ketika pemerintah tidak pro-petani maka HKTI siap memperjuangkan masalah yang dihadapi petani,” kata Panglima Tani Moeldoko lebih lanjut.


Bukan cuma itu, HKTI juga akan membantu pemerintah membangun tani semesta.


Maunya Moeldoko, pulau-pulau besar di Indonesia bisa mandiri sehingga pemerintah segera mewujudkan kedaulatan pangan.


“Kita semua harus mampu menjadi petani yang kaya, memiliki pabrik pupuk sendiri dan teknologi pertanian yang memadai,” urai peraih bintang Adhi Makayasa 1981 dengan gamblang.


Sementara itu, perwakilan petani bernama Ihsan menyambut gembira kedatangan panglimanya.


Dia berharap Moeldoko dan HKTI tidak mengabaikan petani. Sebab, petani memiliki banyak masalah. Sejak awal produksi, mulai dari dropping pupuk hingga harga jual yang tidak sesuai hara beli benih.


Dalam kesempatan itu, Moeldoko juga menyerahkan bantuan berupa seribu tas kepada seribu pelajar.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top