Penyerangan Brimob di Lenteng Agung, tidak terkait teroris

Penyerangan Brimob di Lenteng Agung, tidak terkait teroris

Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com, Jakarta - Penyerangan terhadap anggota Kepolisian kembali terjadi tidak lama setelah peristiwa bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) lalu yang menewaskan tiga personel polisi.


Tak lama berselang, kali ini anggota Brimob atas nama Bharatu Hanif dikeroyok kelompok tidak dikenal disekitar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (27/5) dini hari.


Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Raden Prabowo Argo Yuwono, pihaknya belum menemukan keterkaitan penyerangan anggota Brimob dengan aksi terorisme. Atas sejumlah spekulasi yang beredar, tentunya penyidik akan mendalami setiap kemungkinan yang ada,


"Belum kami temukan itu indikasi serangan teroris ada kaitannya dengaan penyerangan anggota Brimob," ucap Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (29/5) siang.


Argo mengatakan saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.


"Ini bagian dari kepolisian untuk menindaklanjuti siapa pelakunya," ucapnya.


Sementara itu, kondisi kesehatan Bharatu Hanif sendiri kini sudah lebih baik, yang bersangkutan harus menjalani medis jahit dipunggung akibar luka tusuk.


Di beritakan sebelumnya, peristiwa pengeroyokan anggota brimob itu sendiri terjadi di lokasi yang tidak jauh dari jembatan penyeberangan yang ada di samping Stasiun Tanjung Barat mengarah ke Pasar Minggu.


(Editor: Dadi)

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top