115 
Oknum Kepala Desa diipolisikan akibat aksi pengeroyokan

Oknum Kepala Desa diipolisikan akibat aksi pengeroyokan
Kepala Desa di Kecamatan Palakka, HS Bin AB (55)
Penulis: Fariana

Beritahati.com, Sulsel - Bone Sulsel, HS Bin AB (55) yang menjabat sebagai Kepala Desa di Kecamatan Palakka kini berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Palakka Polres Bone setelah dirinya dilaporkan dugaan penganiayaan terhadap HJ yang tak lain warganya sendiri di Dusun Atakka Desa Melle Kecamatan Palakka Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (30/5).


AD Bin HJ (21) yang merupakan anak korban melaporkan sang kepala desa. Menurutnya oknum Mahasiswa ini, HS bersama kerabatnya telah mengeroyok HJ dan salah seorang pelaku menggunakan bongkahan batu yang mengakibatkan HJ mengalami luka robek dijidat, luka robek pada kepala belakang, luka memar pada lengan kanan dan luka memar dibagian kelopak mata kanan.


Menurut AD Bin HJ dihadapan petugas yang menerima Laporan tersebut, peristiwa itu bermula saat HJ yang baru pulang dari sawah dan sedang beristirahat di pinggir jalan (dekker) di Dusun Atakka dihampiri oleh HS bersama kerabatnya.


Sempat terjadi ketegangan, HS yang merasa difitnah telah menghamili sesorang bertanya kepada HJ dalam bahasa bugis “mucaritaka gare puraka kawing (katanya kamu cerita saya telah kawin lagi)”, HJ lalu menjawab “Iyya”. Mendengar jawaban itu dengan spontan HS yang dibantu kerabatnya langsung mengeroyok HJ, menurut AD salah satu pelaku memukul bapaknya dengan bongkahan batu yang mengakibatkan HJ mengalami luka robek dan memar dibeberapa bagian di kepala.


Tak terima laporan tersebut, berselang dua jam, Sang Kepala Desa yang berinisial HS itu juga menyambangi Polsek Palakka dan melaporkan HJ dengan dugaan kasus pengancaman.


Menurut HS, dirinya terpaksa melempar batu kepala HJ yang mendarat tepat di jidat karena merasa keselamatannya terancam setelah dirinya dikejar oleh HJ dengan sebilah badik yang terhunus.


“Tiga hari yang lalu, pelaku (HJ) sering teriak teriak depan rumah, katanya saya telah menghamili orang, nah setelah saya ketemu dengan HJ dengan maksud mempertanyakan kebenaran isu tersebut, pelaku langsung menghunus sebilah badik dan mengarahkan ke saya,” kata HS di hadapan petugas.


Lanjut HS, “Saat itu saya berusaha menghindar namun HJ terus mengejar saya dengan badik, saya membela diri dan mengambil batu lalu melempar HJ dan mengenai jidatnya dan tersungkur ke tanah,” tuturnya.


HJ yang tak sadarkan diri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan penanganan medis dengan luka terbuka dan luka memar dibeberapa bagian kepala.


Dari informasi yang dihimpun tribratanews, hubungan antara HS dan HJ sudah lama tidak akur, hal itu berawal sejak HJ tidak memilih HS saat mencalonkan Kepala Desa beberapa waktu lalu.


Kapolsek Palakka Akp Andi Bahsar, S.Sos membenarkan peristiwa yang saling lapor tersebut dengan versi berbeda yang melibatkan Kepala Desa.


“HS (kepala desa) dilaporkan dengan dugaan kasus pengeroyokan terhadap HJ, disisi lain HS juga melaporkan HJ dengan dugaan kasus pengancaman”. Kata Andi Bahsar.


Kedua versi laporan tersebut dinilai berbeda, kendati demikian Kanit Reskrim Polsek Palakka Aiptu Andi Syarif perlu mendalami kedua kasus itu dengan mencari bukti bukti dan pemeriksaan saksi saksi.


“Kedua laporan tersebut saat ini tengah kami dalami, dengan mengumpulkan bukti bukti dan pemeriksaan saksi saksi untuk membuat terang perkara itu,” Ujar Kanit Reskrim.


Dari peristiwa tersebut, Sebilah badik dan bongkahan batu disita Aparat untuk kepentingan penyidikan.


Paur Humas Polres Bone Iptu Adenan menuturkan kedua laporan tersebut sementara didalami oleh pihak dari Polsek Palakka.


“Saat ini Polsek Palakka sementara mendalami kedua laporan itu, jika nanti keduanya memenuhi unsur kasus yang dipersangkakan, tidak menutup kemungkinan keduanya ditetapkan tersangka, kita tunggu saja hasil penyelidikan dan penyidikan dari Polsek Palakka,” tutur Adenan


 

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top