152 
Ramadhan, berikut lima takjil khas daerah

Ramadhan, berikut lima takjil khas daerah

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jakarta - Kita tentu tak asing dengan ungkapan "berbukalah dengan yang manis". Di bulan puasa ini umat Islam dianjurkan untuk berbuka dengan yang manis agar badan kembali bugar setelah seharian penuh berpuasa.


Dalam tradisi buka puasa di Tanah Air, takjil biasanya disajikan sebagai makanan pembuka yang bersifat ringan agar perut tidak kaget setelah seharian penuh kosong. Jika kurma menjadi makanan wajib yang di makan untuk membatalkan puasa. Siapa sangka ternyata masih banyak aneka takjil yang menjadi ciri khas setiap daerah yang ada di Indonesia. Berikut daftarnya;


1. Kicak



Jajanan tradisional legendaris khas kota Yogyakarta ini hanya dijual selama bulan Ramadhan saja. Kicak yang dulunya dibuat dari singkong, kini kebanyakan diolah dari jadah ketan yang dicampur dengan kelapa parut, gula, garam, vanilli, daun pandan masak dan potongan kecil buah nangka, dan disajikan dengan cara dibungkus daun pisang. Kicak banyak dijual di Pasar Sore Romadan Kauman di Yogyakarta.


2. Bubur Kampiun



Salah satu keunikan bubur asal Minangkabau ini adalah isinya yang sangat komplit. Isinya terdiri dari bubur sumsum, kolak ubi, pisang, candil, bubur delima hingga ketan hitam. Diberi nama kampiun (dalam bahasa Belanda Kampioen artinya Pemenang) karena pencipta bubur ini menang dalam kontes lomba memasak di tahun 60-an. Meski berasal dari Minangkabau, namun bubur kampiun banyak pula dijumpai di kota-kota lain di Indonesia, jadi jika tertarik mencobanya sebagai menu berbuka puasa, kamu tidak perlu jauh-jauh ke Tanah Minang.


 4. Bongko Kopyor



Bongko Kopyor, adalah takjil khas dari kota Gresik. Jajanan tradisional ini merupakan salah satu kekayaan kuliner asal Gresik yang hanya dijual pada saat bulan Ramadan saja. Tampilan dan baunya yang wangi pasti bisa membuat kamu ingin segera menikmatinya sesegera mungkin. Bongko Kopyor biasanya disajikan dengan cara dibungkus dengan daun pisang, isinya terdiri dari tepung terigu (kadang pula bubur mutiara), serutan daging kelapa muda, pisang, nangka dan roti tawar. Biasanya lebih nikmat bila dimakan saat dingin.


4. Asida



Takjil khas Maluku yang tampilannya mirip bola berwarna kecoklatan ini banyak ditemui saat bulan Ramadan. Bagi yang pernah mencicipinya, asida memiliki rasa unik dengan dominan rasa manis dan tekstur yang kenyal. Bahan-bahan untuk membuat asida adalah adonan campuran terigu dan air, yang kemudian dibentuk bola dan atasnya ditaburi gula, bubuk kayu manis, sedikit kapulaga dan lelehan mentega.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top