Ini dia santapan buka puasa khas Gunung Pring

Ini dia santapan buka puasa khas Gunung Pring

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Magelang - Ramadan tak hanya menjadi ajang menahan nafsu. Melainkan pula momentum untuk berburu aneka kudapan yang hanya ada selama bulan puasa. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki kudapan khas puasa, tak terkecuali Muntilan.


Adalah Jemunak, kudapan khas Gunung Pring, Muntilan, Kabupaten Magelang, yang selalu dicari warga sekitar selama Ramadan. Terbuat dari ketela dan beras ketan dengan cita rasa gurih dan manis. Pas bila dijadikan menu takjil saat berbuka puasa.


Bagi warga Muntilan, menyantap Jemunak bukan sekadar mengisi perut. Namun juga sebagai refleksi ibadah puasa yang dilakukan serta harapan mencapai kehidupan "kepenak" yang penuh anugrah.


Belum jelas bagaimana sejarah lahirnya Jemunak. Bahkan, ikon pembuat Jemunak, Mulsaeru (89) alias Mbah Mul alias Mulyodinomo pun tak dapat bercerita banyak tentang kudapan ini.


Menurut warga Gunung Pring tersebut, Jemunak singkatan dari "ngajeng-ajeng nemu kepenak". Maknanya, setiap orang berharap menemukan kehidupan yang tentram, damai, sejahtera dan saleh karena menjalani ibadah puasa Ramadan secara khusyuk atas rido Allah SWT. Istri Mbah Mul, Mujilah, juga tak tahu banyak sejarah lokal Jemunak.


Meski begitu, ia berkisah dahulu cukup banyak warga di sekitar pondok pesantren yang membuat Jemunak setiap Ramadan. Namun, saat ini hanya beberapa warga yang masih membuatnya untuk dijual di warung-warung setempat selama Ramadan. "Dulu ada Mbah Moyong, 25 tahun membuat Jemunak," tuturnya. Namun, Mbah Moyong kini sudah meninggal.


Sudah empat Ramadan, Mbah Mul juga tak lagi membuat Jemunak akibat kondisi fisik menurun. Tertarik mencoba Jemunak? Sepertinya Anda harus terbang ke Muntilan untuk berburu kudapan ini.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top