Digadang Nasdem, ini tanggapan Melky Laka Lena

Digadang Nasdem, ini tanggapan Melky Laka Lena

Reporter : Holang

Beritahati.com, Jakarta - Ketua DPW Partai NasDem Provinsi NTT Irjen Polisi (Purn) Jacky Uly ditunjuk Ketua Umumnya, Surya Paloh untuk maju merebut singgasana Gubernur NTT periode 2018-2023.


Terkait wakil yang mendampinginya, Jacky Uli yang merupakan mantan Kapolda NTT ini mengatakan, Partainya menginginkan sosok Melky Lakalena yang merupakan kader Golkar. Melky pun saat ini tengah mempromosikan dirinya untuk maju dalam kontestan Politik tersebut.


Menanggapi tawaran Partai Nasdem tersebut, Melky menegaskan bahwa
pembicaraan tentang koalisi Partai Politik (Parpol) masih pada tahap komunikasi politik di tingkat pimpinan DPP Partai masing-masing.


"Format tekhnis koalisi terkait pasangan calon yang disepakati tentu saja masih harus dibahas lebih lanjut antar kedua atau lebih DPP parpol yang berkoalisi," ujar Melky saat dihubungi, Jumat (9/6).


Menurut Melky, masing masing partai baik Golkar, Nasdem dan partai lainnya dalam mengambil keputusan merujuk pada survei yang tengah dilakukan.


"Bagi kami di partai Golkar masih pada tahap penjaringan dan penetapan calon dari internal partai Golkar," jelasnya.


Dikatakan pria kelahiran Kupang ini, ada 8 nama calon internal partai Golkar yang masih dalam proses survei yakni Ibrahim Medah, Anwar Pua Geno, Paul Liyanto, Gideon Mbilijora, Yosef Tote, Umbu Sapi Pateduk, Josef Nae Soi dan Melki Laka Lena.


"Penetapan calon dari partai Golkar masih menunggu hasil survei untuk ditetapkan dalam rapat tim pilkada pusat sebagai calon atau pasangan calon," jelasnya.


"Setelah mekanisme intern selesai barulah partai Golkar memutuskan pasangan koalisi partai dan pasangan calon untuk diajak bersama dalam pilgub ke depan," tambahnya.


Sampai saat ini kata Melky, pihaknya masih dan terus menjalani perintah dan tugas DPP untuk sosialisasi sebagai bakal Calon Gubernur NTT ke depan.


"Terkait aspirasi atau wacana menduetkan kami dengan Pak Jacky Ully yang berkembang akhir akhir ini tentu kami hargai dan apresiasi positif. Kami dan 7 nama lainnya masih berproses di internal partai Golkar sesuai aturan main dan mekanisme yang berlaku," tuturnya.


"DPP Partai Golkar, DPP Partai Nasdem dan DPP Partai lainnya terus melakukan komunikasi intensif untuk menentukan arah koalisi dan pasangan calon yang diusung," pungkasnya.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top