Beritahati.com, Jakarta - Bulan Ramadhan ternyata tak membuat sadar dua pemuda pehobi minuman keras (miras) ini. Lantaran tidak punya uang untuk membeli miras, Oki Randan Prasety, dan salah seorang rekannya yang belum di ketahui namanyan nekat melakukan aksi pemalakan terhadap seorang sopir bajaj.


Aksi dua pemuda pengangguran ini terjadi di depan diskotik, MW, Jallan Tubagus Angke,Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin siang (12/6).


?Menurut Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa, kejadian bermula saat korban bernama Kurni (42) tengah berada di lokasi kejadian tiba-tiba dihampiri kedua pelaku.


Kedua pelaku yang masing masing memegang pisau langsung menodongkan senjatanya ke perut korban sambil mengeluarkan kata-kata bernada ancaman agar korban menyerahkan barang-barang berharga.


"Salah seorang pelaku mengambil HP dan uang sebesar dua puluh tiga ribu rupiah dari kantong celana korban sebelah kiri," ujar Rensa kepada Beritahati.com, Senin (12/6).


Setelah berhasil mendapatkan barang rampasannya, kedua pelaku langsung melarikan diri.


Korban yang kebingungan, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Duren. Pihak Kepolisian yang menerima laporan tersebut langsung menindak lanjuti dengan bersama korban mencari pelaku yang diketahui tidak jauh dari lokasi kejadian.


?"Satu pelaku berhasil diamankan di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian, sementara seorang pelaku lainnya yang membawa HP korban melarikan diri," jelasnya.


Kini, pelaku yang tertangkap dengan barang bukti uang Rp 23.000 milik korban telah diamankan ke Mapolsek Tanjung Duren. Hasil pemeriksaan, pelaku nekat melakukan aksinya karena tidak mempunyai uang untuk membeli miras.


"Nekat memalak lantaran tidak ada unag untuk beli miras," pungkas Rensa.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Kini, Polisi masih mengejar satu pelaku lainnya.


(Editor : Cahyo)