Beritahati.com, Jakarta - Seorang remaja berinisial AK (20) yang di duga anggota geng motor terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran di ketahui telah melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam hingga menewaskan soerang supir bajai,Sabtu dini hari (22/7) sekitar pukuk 01:00 WIB.


Penangkapan terhadap pelaku dibenarkan oleh Kapolsek Kebayoran Lama,Kompol Ardi Raharnanto saat dikonfirmasi Beritahati.com, Sabtu pagi.


Menurut Ardi kejadian pembacokan terhadap supir bajai oleh seorang remaja berusia 20 tahun tersebut terjadi sekitar pukul 00:05 WIB di kawasan pasar sayur Cipulir, Kebayoran Lama,J akarta Selatan. Dimana kejadian tersebut terjadi di jalan raya yang aktifitas cukup ramai.


Saksi mata, Ifkar (20) yang ada di lokasi kejadian melihat langsung peristiwa pembacokan tersebut oleh seorang pemuda yang membawa senjaya tajam jenis golok besar.


"Kejadian terjadi di situasi yang cukup ranai hingga kami tidak sulit meinta keterangan saksi,dimana saksi melihat adanya seorang remaja yang memegang parang menyerang supir bajai bernama Supriyadi (58), sambil berkata 'mampus lo' sementara teman pelaku menunggu di atas motor dan akan segera melarikan diri setelah pelaku lencarkan aksinya" ujar Ardi.


Akibat kejadian tersebut ,Supriyadi tewas di lokasi kejadian tepat di samping bajai yang di kendarainya,sementara hasil keterangan saksi yang melihat kejadian secara langsung, polisi mendapatkan identitas pelaku.


Tidak berselang lama, pelaku pembacokan yang menewaskan supir bajai tersebut berhasil diringkus polisi di kawasan Pesanggrahan yakni di tempat tinggal pelaku.


"Dini hari itu juga sekitar pukul 04:00 WIB kami berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Pesanggerahan" ujar Ardi.


Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatannya, pelaku dikenakan dua pasal yakni pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dan pasal 338KUHP tentang pembunuhan atau menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.