Security RS Mitra Keluarga: Wartawan dilarang masuk, perintah pimpinan!

Security RS Mitra Keluarga: Wartawan dilarang masuk, perintah pimpinan!

Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com, Jakarta - Kasus kematian bayi perempuan, Tiara Deborah Simanjorang (4 Bulan) yang diduga akibat ditelantarkan pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (3/9) lalu, menjadi sorotan publik.


Kasus tersebut ternyata mempengaruhi suasana di RS Mitra Keluarga. Pantauan Beritahati.com, Senin (11/9), kondisi rumah sakit tersebut terlihat sepi dan terkesan tertutup. Bahkan, security melarang wartawan masuk.


Hal ini terlihat ketika sjumlah awak media ingin mengambil gambar di dalam Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres dihalang-halangi pihak security.


Salah satu security yang melarang awak media mengambil gambar yakni bernama Asep SR Mulyana. Ia mengaku dipinta oleh pimpinan rumah sakit untuk menahan awak media mengambil gambar.


Bahkan, para petugas keamanan melakukan pengusiran terhadap wartawan karena di anggap menggangu kegiatan rumah sakit, sebelum mengusir, petugas keamanan lebih dulu meminta wartawan untuk memperlihatkan isi tas nya.


"Wartawan dilarang masuk, ini perintah dari pimpinan. Semua yang pakai tas juga harus diperiksa," tandasnya.


Asep juga mengatakan staf Humas RS Mitra Keluarga juga tidak ada di tempat. Dia juga melarang wartawan untuk bertemu dengan pimpinan rumah sakit Mitra Keluarga.


Saat di telisik ke dalam RS, tak ada satupun Pimpinan yang berada di sana. Diduga para pimpinan ini bersembunyi di atau tengah dipanggil oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta tekait penanganan terhadap Bayi Debora.


Awak media pun mempertanyakan kepada security yang menghalang halanginya dan meminta kepada security itu memanggil pemimpin yang sudah melarang awak media.


"Pak bisa di luar aja dulu, kurang tahu juga yaks(ada pelanggaran atau tidak), kurang tahu saya, ?tapi masih berjalan(aktifitas pelayanan)," tukas dia.


 

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top