Menilik 5 Negara yang terapkan e-Money, seperti apa?

Menilik 5 Negara yang terapkan e-Money, seperti apa?

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) tetap akan memberlakukan biaya isi ulang atau top up uang elektronik (e-money), baik untuk transaksi sesama bank (on us) maupun antarbank (off us). Hal ini dinilainya agar pihak perbankan dan konsumen mendapatkan keuntungan.


Namun, saat ini banyak negara yang telah menerapkan pembayaran nontunai. berikut beberapa negara yang telah menerapkan uang elektronik.


1. Jepang-Suica
Kartu ini untuk pembayaran transportasi di Jepang. Telah diluncurkan sejak 2001.


Selain untuk transportasi, Suica juga bisa digunakan untuk membeli barang di toko. Pada tahun 2009, kartu Suica telah beredar hingga 30 juta.


2. Inggris-Oyster
Kartu ini adalah tiket elektronik untuk pembayaran transportasi di London, Inggris. Digunakan 80% penduduk London karena lebih murah dibandingkan tunai.


Oyster tersebut telah diterbitkan sejak Juli 2003, bahkan awalnya diberikan secara cuma-cuma. Di 2012, 43 juta kartu tersebut telah diterbitkan.


Baca juga: Atur Biaya Isi Ulang Uang Elektronik, BI: Selama Ini Konsumen Bayar Lebih Mahal


3. China-Etong Card
Dikenal untuk alat pembayaran transportasi publik di China dengan diskon 20%. Seperti di beberapa negara, kartu tersebut bisa digunakan untuk berbelanja di beberapa toko.


Beli perdana di kantor pos senilai 130 yuan atau sekira Rp262.000 termasuk dengan deposit. Top up di China tidak dikenakan biaya.


4. Singapura- Ez Link
Kartu pintar ini didukung teknologi Sony Felica. Bisa digunakan untuk transportasi publik maupun berbelanja.


Namun, sayangnya tidak bisa untuk membeli produk lebih dari 100 dolar Singapura.


5. Australia-Opal
Kartu elektronik ini digunakan untuk pembayaran transportasi publik di Sydney dan sekitarnya. Mulai dikenalkan sejak Desember 2012.


Sayangnya, Opal tidak bisa digunakan di negara bagian Australia lainnya

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top