Rahasia di balik Thai Tea yang lagi booming

Rahasia di balik Thai Tea yang lagi booming

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jakarta - Sebagai negara tropis yang punya iklim bagus untuk pertumbuhan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan, tidak mengherankan jika teh yang dihasilkan oleh tanah Indonesia pun mempunyai kualitas yang membanggakan. Jenisnya pun beragam, tergantung di tanah mana teh tersebut berasal.


Meski begitu, anehnya para remaja milenial (dan juga mereka yang berusia lebih tua) justru lebih menyukai minum Thai Tea, jenis olahan teh yang berasal dari Thailand dan saat ini sedang booming, bahkan mengalahkan teh poci Slawi yang legendaris. Apa yang membuat Thai Tea ini begitu digemari?


Asal muasal Thai Tea
Bahan utama Thai Tea adalah teh Ceylon yang banyak dijumpai di Bai Miang, Thailand. Semula, teh Ceylon bukanlah minuman populer di Thailand. Namun nasibnya berubah setelah kedatangan imigran asal China yang secara khusus menanam teh untuk dijual. Seiring dengan peningkatan popularitasnya, orang Thailand pun mencoba untuk membuat sendiri kreasi teh yang berbeda dari negara Asia lainnya dan melahirkan apa yang kita kenal sebagai Thai Tea. Ciri khas dari Thai Tea adalah penggunaan gelas besar sebagai kemasannya. Hal ini sebagai cerminan bahwa warga Thailand cinta dengan minuman ini, sehingga penggunaan gelas yang kecil dirasa kurang bagi mereka.


Mengandung rempah-rempah
Jika di Indonesia kita familiar dengan teh melati yang wangi karena adanya campuran melati kering, Thai Tea hadir lebih kaya dengan beragam rempah-rempah. Selain adanya campuran susu dan krim, Thai Tea juga mengandung racikan orange blossom water, star anise, asam jawa, dan kayu manis. Pantas saja kalau teh ini terasa menyegarkan dan tidak eneg diminum. Para peracik teh Indonesia harusnya mulai belajar mencoba kombinasi racikan lain nih!

Susu kental manis memperkuat rasa
Seperti halnya kopi, teh juga merupakan minuman yang berjodoh dengan susu kental manis. Tidak heran jika Thai Tea juga selalu mendapatkan campuran susu kental manis dalam tiap penyajiannya. Meskipun susu kental manis bukanlah bahan utama dari Thai Tea, namun jejak rasa yang ditinggalkannya amat memperkaya rasa Thai Tea hingga seperti yang kita kenal saat ini.


Tidak boleh sembarangan membuatnya
Untuk menghasilkan segelas Thai Tea yang sempurna, kita tidak boleh asal membuatnya. Menurut kepercayaan orang Thailand, durasi terbaik dalam merebus atau menyeduh teh adalah selama tujuh menit. Dengan waktu selama itu, perpaduan antara teh dan rempah-rempahnya diyakini akan lebih solid. Uniknya, lama durasi tujuh menit ini berasal dari mitos di Thailand yang meyakini bahwa tujuh adalah angka baik, bukan berasal dari perhitungan matematis atau logis apapun. Menurut mereka, kalau kita membuat sesuatu dengan durasi angka yang baik, maka hasilnya juga akan baik.

Manfaatnya bagi kulit
Tidak cuma lezat, Thai Tea ternyata juga memiliki kandungan gizi yang dipercaya bisa membuat peminumnya awet muda jika rajin mengonsumsinya. Maklum, kandungan gizinya meliputi vitamin C dan E yang bermanfaat sebagai antioksidan penangkal radikal bebas dan cocok untuk kesehatan kulit.


Indonesia seharusnya tidak kalah dari Thailand kalau soal teh. Tinggal bagaimana kita bisa mengkreasikan teh tersebut dan mengemasnya dengan nilai jual yang layak, maka Thai Tea bisa kok tersaingi. Setuju?

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top