Diduga cekcok segitiga, 3 oknum personel Brimob bertikai di Blora

Diduga cekcok segitiga, 3 oknum personel Brimob bertikai di Blora
Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono
Reporter : Miechell

Beritahati.com, Jakarta - Tragedi tewasnya 3 (tiga) personel Brimob Polda Jawa Tengah (Jateng) di lokasi pengeboran sumur di Blora, Jateng, ternyata sudah terungkap.


Peristiwa itu diawali dengan seorang oknum personel Brimob menembak mati dua rekannya saat tugas jaga di lokasi pengeboran sumur minyak Sarana Gas Trembul (SGT) Blora.


Akibat serangan mematikan itu, dua rekannya tewas seketika. Setelah melihat rekannya tewas, personel yang melakukan pembunuhan itu langsung bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.


Para Anggota Brimob yang tewas atas nama Brigadir Budi Wibowo (30), Brigadir Ahmad Supriyanto (35), dan Bripka Bambang Tejo (36). Dugaan sementara, pelaku penembakan yaitu Bripka Bambang Tejo.


"Ketiganya anggota Subden IV Sat Brimob Pati," ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono dalam konferensi pers di Mapolda, Rabu (11/10).


Dari hasil penyelidikan sementara di Tempat kejadian perkara (TKP), penyebab peristiwa penembakan diawali dengan terjadinya adu mulut antara ketiganya.


Setelah terlibat percekcokan, tiba-tiba terdengar rentetan tembakan senjata laras panjang AK 101. Suara tembakan ini didengar oleh rekan-rekan sesama personel Brimob di sana yang kebetulan sudah lepas jaga.


Para personel Brimob yang lainnya langsung berhamburan ke lokasi. Dalam perjalanan mereka bergegas ke sana, terlihat dari kejauhan dua personel Brimob tergeletak tak bergerak lagi.


Pelaku yang melihat dari jauh akan kedatangan rekan-rekannya yang lain akhirnya memutuskan menembak kepalanya sendiri secepat mungkin.


Belum bisa dipastikan juga apakah ketiganya tewas karena berondongan tembakan dari satu orang, ataukah mereka bertiga saling melepaskan tembakan sebelumnya akibat cekcok mulut yang terjadi. Polda Jateng masih mendalami kasus serius ini.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top