Polres Cianjur inisiasi pertemuan pejabat Pemkab Cianjur dengan sejumlah pedagang

Polres Cianjur inisiasi pertemuan pejabat Pemkab Cianjur dengan sejumlah pedagang

Penulis: Cahyo

Beritahati.com, Cianjur - Polres Cianjur menginisiasi pertemuan antara para pejabat Pemerintahan Kabupaten Cianjur yang diwakili oleh Kepala Bagaian (Kabag) Pemerintahan dan Asisten Daerah (Asda) Pemkap Cianjur dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) terkait selisih paham yang terjadi pada Rabu (11/10) kemarin.


Pertemuan digelar di Aula Pertemuan Desa Ciloto Jalan Raya Ciloto KM 86 No. 81, Dsa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Kamis (12/10)


Ada 6 poin yang dapat disimpulkan dari hasil pertemuan tersebut, antara lain:


1. Asisten Daerah 1 Kabupaten Cianjur akan menyampaikan seluruh Aspirasi Para Pedagang pemilik kios ke Bupati Cianjur.


2. Para Pedagang meminta untuk tidak melakukan pembongkaran kembali dan pada saat ini fokus untuk membersihkan puing-puing sisa pembongkaran dan tidak menginginkan hadirnya SatPol PP sekalipun untuk memberikan bantuan dan hanya ingin dikawal oleh Dinas Kebersihan dengan pihak Kepolisian.


3. Para pedagang meminta untuk difasilitasi untuk dapat berdagang kembali di lokasi tanah milik perhutani di Kampung Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Pacet dan meminta Pemkab Cianjur untuk segera melakukan survei ke Lokasi tersebut.


4. Pedagang meminta ketegasan pemerintah soal lahan mana saja di jalur puncak yang dapat digunakan oleh mereka untuk berdagang serta pengukuran yang jelas perihal pelebaran jalan ke samping. Terkait itu, Pemkab Akan segera melakukan pengukuran dan akan berkoordinasi dengan PUPR.


5. Pihak Pemkab Melalui Asda akan memperjuangkan seluruh aspirasi para pedagang.


6. Para pedagang meminta Pemkab.Cianjur bersikap adil dan tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban, Jangan hanya pedagang kecil akan tetapi para pengusaha menengah ke atas.


Dalam pertemuan tersebut, Kabag Operasional Polres Cianjur Kompol Warsito, meminta kepada perwakilan masyarakat atau pedagang untuk menyampaikan beberapa kesimpulan di atas kepada para pedagang yang lain sambil menunggu jawaban Bupati terkait penyampaian aspirasi tersebut.


Warsito juga meminta masyarakat ataupun para pedagang jangan melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu keamanan.


"Saya mohon agar semua warga masyarakat dapat menjaga keamanan. Supaya tidak saling menunggu jawaban, mari kita tentukan jadwal pertemuan kembali untuk membahas proses penyampaian aspirasi dan keputusan Bupati," ujar Warsito


 

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top