Pesan Toleransi FIBER untuk Prabowo, JK dan Anies Baswedan

Pesan Toleransi FIBER untuk Prabowo, JK dan Anies Baswedan
Penjaga dan penegak Merah Putih (Foto ilustrasi : Istimewa)
Reporter : Miechell

Beritahati.com, Jakarta - Untuk memperingati Hari Pahlawan, dari Federasi Indonesia Bersatu (FIBER) melalui Ketua Umum (Ketum) Tirtayasa, merilis pesan singkat untuk 3 (tiga) orang penting, yakni Prabowo Subianto, Jusuf Kalla (JK) dan Anies Baswedan.


Berikut rilis resminya :


Selamat hari pahlawan saya ucapkan buat bapak bertiga. Semoga semangat kepahlawanan masih tetap.ada di hati bapak bertiga.
Semoga sikap-sikap kepahlawanan yang penuh patriotik, semangat kemerdekaan, kejujuran memperjuangkan negara ini yang telah direbut dan diwariskan kepada bangsa ini dapat membuat hati nurani bapak bertiga yang terhormat dapat tersentuh.


Kenapa begitu ??


Apakah bapak bertiga yang terhormat melihat apa yang sudah terjadi di Jakarta saat ini ? Jakarta yang sudah mulai berubah ? Jakarta yang sedang "berjalan mundur" sebagai ibu kota sebuah negara hebat, yaitu Indonesia.


Apakah bapak bertiga menyadari bahwa keterlibatan bapak bertiga yang terhormat sudah tidak bisa ditutupi lagi ?? Jakarta yang waktu itu berada di tangan orang yang sangat luar biasa hebat, yang sedang "rush" membangun Jakarta yang lebih baik, hebat serta bemartabat sebagai ibu kota negara.


Jakarta yang sedang berkembang waktu kemarin, seketika luluh lantak oleh cara-cara tamak dan haus kekuasaan yang diperlihatkan oleh bapak bertiga lewat jaringan-jaringan kalian semua.


Apakah hal tersebut sesuai dengan jiwa kepahlawanan ?? Jawabnya TIDAK !
Jakarta sekarang yang telah dipimpin oleh seorang boneka ciptaan Bapak Prabowo dan Jusuf Kalla, telah membuat Jakarta menjadi kota yang sangat INTOLERAN (berbanding terbalik dengan ucapan sang boneka, yang mengatakan akan membuat jakarta menjadi kota yang sangat toleransi).


Sebuah sikap yang sudah ditunjukan oleh sang boneka di awal pelantikan nya.
Apakah itu sikap yang diwariskan oleh para pahlawan kita ? Jawabannya BUKAN ! Lalu apa hubungannya keadaan kota Jakarta sekarang dengan bapak-bapak yang terhormat ?


Bapak Prabowo melalui kekuatan tangan-tangan dan mesin politiknya telah membuat Pilkada Jakarta menjadi yang paling buruk dan sangat memalukan yang pernah ada di Indonesia. Sebuah sejarah demokrasi yang buruk bagi bangsa ini. Masih lekat dalam ingatan apa yang terjadi saat pilkada DKI kemarin, dengan cara-cara kotor, hinaan, tekanan, memecah belah, isu agama, telah mengantarkan anak emas bapak menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta. Apakah itu cara pahlawan kita ? Pasti BUKAN !


Lalu bagaiman dengan bapak Jusuf Kalla yang terhormat ?
Bapak pasti lupa , jika bapak telah menunjukan secara langsung telah mendukung sang boneka (walau ini adalah hak konstitusional bapak sebagai warga negara). Tapi mengundang Dr. Zakir Naik ke istana Wapres saat itu, tentu melukai warga jakarta, karena kita tahu ucapan-ucapan Zakir sangat mempengaruhi dan provokatif sehingga makin memperuncing sentimen agama saat Pilkada DKI Kemarin. Dan ujung-ujungnya sangat menguntungkan sang boneka.


Apakah sikap ini adalah warisan para pahlawan bangsa kita ? Jawabannya PASTI TIDAK ! Lalu bagaimana dengan sang boneka yang telah memimpin DKI Jakarta sekarang ? Apakah sang boneka telah menjalankan kapasitasnya dengan baik ?
Start awal yang buruk dengan pernyataan pribumi, kebohongan, kerja yang di paksakan, sikap-sikap arogan, janji kampanye yang tidak terbukti (rumah berlapis, penanganan banjir, UMP bagi buruh), dan sikap-sikap yang apabila tidak dihentikan bukan tidak mungkin akan memicu kembali kepulan asap, api, serta kemarahan di setiap sudut Jakarta. Apakah ini adalah sikap kepahlawanan yang diajarkan oleh para pahlawan kita ? Jawabannya pasti TIDAK !


Karenanya wahai bapak-bapak tiga serangkai yang terhormat, melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, kembalilah kepada jiwa dan sikap para pahlawan bangsa ini.....
Junjung tinggi sikap ksatria, paterotisme, kejujuran, kesatuan, ke bhineka tunggal ika an, dan keberagaman.


Saya berharap jiwa Nasionalis dan Pancasila tetap melekat di jiwa bapak-bapak tiga serangkai .....Karena kalian adalah anak bangsa, jadi kembalilah....kembali ke pangkuan NKRI.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top