Ketua Ponpes minta masyarakat Jawa Timur untuk memilih Khofifah di Pilgub Jatim 2018

Ketua Ponpes minta masyarakat Jawa Timur untuk memilih Khofifah di Pilgub Jatim 2018

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jawa Timur - Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, KH Asep Syaefudin Chalim meminta masyarakat Jawa Timur untuk memilih Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2018. Asep berharap Khofifah segera mendapatkan pendamping di Pilgub Jatim dalam waktu dekat.


"Kaitannya dengan Pilkada Jatim apa? Khofifah yang insyaallah ikut Pilkada Jatim beliau adalah sosok yang akan mampu mewujudkan Jatim adil dan mampu dari sisi karakternya jujur dan dapat dipercaya kemudian berkemampuan.


Indikatornya (kemampuan) beliau begitu kaya dengan gagasan dan wawasan, begitu gampang menyampaikan gagasan dan wawasan serta mudah dimengerti meski oleh masyarakat awam," kata Asep usai deklarasi Sahabat Khofifah di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Minggu (12/11).


Kewajibannya untuk memenangkan Khofifah tidak hanya berlaku bagi masyarakat muslim di Jawa Timur, tapi juga seluruh golongan.


"Fardhu ain-nya itu lintas background, bukan orang muslim saja. Melebihi syari dan taqlifi atau hanya sebatas orang muslim saja," tegasnya.


Asep mengaku selalu mendoakan Khofifah agar segera mendapatkan pendamping, sehingga bisa mengikuti Pilgub Jatim.


"Saya tiap malam nangis, segera dapat ada kepastian. Dari sisi beliau harus segera diusung partai pengusung sehingga legowo semuanya dan ini langkah strategis untuk memenangkan agar kalau ada kegiatan seperti ini (deklarasi pemenangan) beliau bisa hadir. Kalau sekarang ketua panitia keberatan karena tidak ingin dianggap mendahului partai pengusung meski bu Khofifah sebenarnya ingin hadir," ungkapnya.


Asep enggan mengungkapkan soal dua nama yang disetorkan tim 17 pada partai pengusung Khofifah. Namun, dia mengatakan akan segera diumumkan bulan ini.


"Kan masih digodok (2 nama), bulan ini pasti bulan ini pasti, secepatnya mudah mudahan. Ya kan tidak boleh membocorkan, saya nanti dimarahi teman teman saya dan saya jadi tidak berkarakter," jawabnya.


Asep berpesan agar seluruh calon bisa berkompetisi secara berkarakter dan berkemampuan di Pilgub Jatim. Asep menyebut hal ini juga menjadi tugas Sahabat Khofifah untuk mensosialisasikan mulai saat ini.


"Mensosialisasikan fardu ain kemudian mensosialisasikan tidak ada keputusan PWNU untuk mendukung Gus Ipul itu tidak ada. Marilah dalam berkompetisi pilkada ini berkarakter dan berkemampuan," pungkas Asep.


 

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top