Anies: Masalah tidak beres, bawa ke Balai Kota

Anies: Masalah tidak beres, bawa ke Balai Kota

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan membuka layanan pengaduan di setiap kecamatan, berikut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.


"Kita akan membuka kecamatan untuk menerima pengaduan dari warga yang menyangkut masalah-masalah yang dihadapi oleh warga, masalah apa pun juga, bawa ke kecamatan," kata Anies di Balai Agung, Balai Kota, Senin (13/11).


Layanan pengaduan di kecamatan akan dibuka pada hari Sabtu pukul 08.00-11.00 WIB. Warga yang memiliki permasalahan dipersilakan untuk mengadukan ke kecamatan sesuai jadwal yang ada.


"Kecamatan akan dibuka hari Sabtu, pukul 08.00 sampai 11.00 WIB untuk menerima keluhan warga. Di luar hari itu, tentu boleh. Tapi hari itu adalah open house, mereka buka kecamatan, dan warga silakan datang membawa masalahnya," ujarnya.


Anies menjelaskan masalah yang diadukan oleh warga akan dibicarakan dalam pertemuan di kecamatan. Namun, jika kecamatan tidak bisa menangani maka aduan tersebut akan dibawa ke tingkat wali kota.


"Jadi Sabtu mereka (kecamatan) terima, Senin mereka bicarakan di level kecamatan. Kalau masalah tidak bisa diselesaikan, Selasa-Rabu dibawa ke tingkat wali kota, dan harus sudah ada solusi. Kalau tidak ada solusi, bawa ke Balai Kota dan dibicarakan di sini," katanya.


Anies mengatakan banyak masalah warga yang tidak sampai ke Balai Kota karena terkendala jarak. Maka dari itu dengan dibukanya layanan pengaduan di kecamatan, dapat memudahkan warga untuk mendapatkan solusi dari pemerintah.


"Jadi ini tujuannya adalah masalah-masalah bisa diselesaikan dengan cepat tanpa merepotkan warga. Kalau cuma di sini, bukan tujuannya itu. Karena terlalu sedikit juga yang datang. Ada terlalu banyak masalah yang tidak sampai juga ke Balai Kota," terangnya.


Rencananya, layanan pengaduan di kecamatan akan mulai dibuka pada Sabtu, 18 November. Pemprov DKI kemudian akan mengevaluasi efektivitas layanan pengaduan tersebut.


"Mulai 18 November. Nanti kita evaluasi. Kita evaluasi apa, karena kita tentukan hari Sabtu tujuannya adalah supaya warga yang bekerja tidak harus cuti untuk mendatangi kantor pemerintah. Mereka bisa datang hari Sabtu," katanya.


"Kita yang justru mengatur istirahatnya. Nanti kita lihat, apakah tingkat kehadirannya optimal atau tidak, nanti kita evaluasi sesudah jalan. Tapi kita jalan dulu hari Sabtu," lanjut Anies.


(Editor: Dadi)

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top