Mapolda Bali perketat pintu masuk, ini alasannya

Mapolda Bali perketat pintu masuk, ini alasannya

Reporter : Alimin

Beritahati.com, Bali - Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Bali mulai memperketat penjagaan pintu masuk dengan memberlakukan Pos Security Chek. Peraturan ini mulai berlaku sejak Senin (13/11) kemarin, dimulai sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WITA.


Dan setiap hari, tiga personel Pelayanan Markas (Yanma) dan satu personel Propam Polda Bali, akan melakukan pengecekan kepada setiap orang, barang dan kendaraan yang masuk ke Mako Polda Bali. Satu per satu barang bawaan diperiksa petugas untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang dibawa masyarakat.


"Ini bertujuan untuk pengamanan dan ketertiban dalam rangka mengantisipasi adanya penyusupan dan pelaku teror. Hal ini tidak terlepas dari ancaman para pelaku teror, yang semakin nyata menyerang anggota Polri dan kantor polisi," Kasubbid Provos Bidang Propam Polda Bali, AKBP Dili Pratikno, Selasa (14/11).


AKBP Dili mengatakan keberadaan Pos Security Chek atau Pos Pemeriksaan Keamanan merupakan perintah langsung dari Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose.


"Kapolda meminta seluruh jajaran Polda Bali harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan saat menjaga Mako dan Pos Polisi di wilayah Polda Bali," tuturnya.


Menurutnya, pengecekkan dan pemeriksaan terhadap orang, barang bawaan dan kendaraan difokuskan pada seluruh masyarakat yang ingin berkunjung ke Mako Polda Bali.


Mekanismenya, masyarakat harus melapor dan menyampaikan tujuannya kepada petugas yang jaga di Pos Security Chek. Petugas akan meminta identitas berupa KTP dan SIM, selanjutnya masyarakat akan diberikan ID Card.


“Mengacu pada perintah pimpinan bahwa Mako Polda Bali harus tertib dan aman. Siapapun yang masuk areal Mako Polda Bali harus diketahui identitas dan keperluannya, termasuk juga barang bawaan dan kendaraannya,” ucapnya.


Perwira lulusan Akpol tahun 1998 ini menambahkan, lahan parkir di halaman belakang Mapolda Bali sangat sempit. Untuk itu, kendaraan yang bisa masuk ke Polda Bali akan dibatasi jumlahnya dengan menerapkan sistem sticker pada kendaraan dinas.


“Kendaraan pejabat tertentu yang sudah dipasang sticker boleh masuk ke Mako Polda Bali. Sedangkan kendaraan untuk anggota yang tidak terpasang sticker akan parkir di GOR Ngurah Rai. Sementara sisa lahan parkir akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan ke Polda Bali,” tutup AKBP Dili Pratikno.


(Editor : Cahyo)

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top