1719 
Motif cemburu, mayat pria di Terminal Kampung Rambutan dibunuh pacar sesama jenis

Motif cemburu, mayat pria di Terminal Kampung Rambutan dibunuh pacar sesama jenis
Korban (Tengah)
Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com, Jakarta - Terkuak sudah motif pembunuhan Imam Maulana (19), yang jasadnya ditemukan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (14/11) pukul 15.30 WIB. Pelaku pembunuhan tak lain adalah pacar korban sesama jenis, yakni Badrun (43).


Badrun ditangkap Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) di Clean House Laundry Citra Grand, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, dalam waktu 6,5 jam setelah mayat korban pembunuhan ditemukan.


"Pembunuhan karena konflik cinta segitiga. Motifnya pelaku cemburu karena korban bermain asmara dengan kakak sepupu korban, ER, yang katanya, pacar pelaku. Pembunuhan diawali cekcok antara korban dan pelaku setelah korban minta uang ke pelaku," ucap Kapolres Metro Jaktim, Andry Wibowo, Rabu (15/11).


Andry menjelaskan, peristiwa itu bermula pada hari Minggu (12/11), pukul 24.00 WIB, korban pulang dari tempat kerjanya, Clean House Laundry Citra Grand. Dalam keadaan mabuk ia menemui pelaku, minta uang.


Keduanya kemudian terlibat cekcok sampai akhirnya pelaku menendang korban hingga jatuh, meninggal. Korban kemudian dibungkus dan dibawa dengan mobil sewaan ke Terminal Kampung Rambutan.


"Detil penyebab kematian masih harus menunggu hasil otopsi dari RS Polri, Kramatjati. Yang saya jelaskan tadi itu pengakuan tersangka. Masih harus dilengkapi hasil otopsi," ucap Andry.


Dijelaskan Andry, sementara berdasarkan keterangan saksi, yakni ua orang pemilik warung bernama Rohana (52) dan Tarjono (50) asal Brebes, Jawa Tengah, beralamat di Jalan Bungur IV RT 016 RW 06 Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, mengaku dititipkan bungkusan tersebut oleh seorang pria, Senin (13/11) pukul 06.00 WIB. Bungkusan kemudian diletakkan di samping pangkalan bus Warga Baru, jurusan Subang - Kampung Rambutan.


Namun, bungkusan berlapis plastik, selimut, dan karpet yang masing masing lapisannya di lakban itu tidak juga diambil pelaku. Hari berikutnya, bungkusan tersebut menebar baru busuk dan membuat saksi curiga. Ia kemudian melaporkan titipan bungkusan ini ke Pos Polisi Terbus.


Saat bungkusan dibuka pukul 15.30 WIB, ternyata berisi mayat kotrban.


Tim gabungan Unit Jatanras dan Resmob Polres Metro Jaktim kemudian menindaklanjuti temuan ini. Bermodal keterangan saksi, pengamatan dan analisa yang dibuat tim gabungan, polisi akhirnya menangkap Badrun.


Korban beralamat di Jalan Grujugan RT 3 RW 8, Kemranjen, Banyumas Jawa Tengah. Sedang pelaku beralamat di Dusun Sigandu RT 01 RW 03 Banjarwaru, Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah.


Dua orang pemilik warung masing masing Rohana (52) dan Tarjono (50) asal Brebes, Jawa Tengah, beralamat di Jalan Bungur IV RT 016 RW 06 Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jaktim.


Cemburu


Pelaku yang diketahui bernama Badrun (41) itu ditangkap di sebuah Laundry di Daerah Grand Cibubur, Jakarta Timur.


"Pelaku ditangkap Rabu (15/11) malam pukul 01.00 WIB," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat di konfirmasi, Rabu (15/11).


Ada pun motif dari pelaku melakukan tindakannya itu didasari oleh kecemburan pelaku terhadap korban.


"Motifnya karena Badrun cemburu karena korban pacaran dengan wanita asal Bandung," katanya.


Selain itu, lanjut Hendy, pelaku juga mengangkut dan menaruh mayat pelaku pelaku di samping toilet Kampung Rambutan.


"Pelaku membunuh korban dengan cara dicekik," ujar Hendy.


Saat ini, pelaku telah ditahan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Atas perbuatanya pelaku terancam di kenakan pasal pembunuhan berencana 340 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan seumur hidup sampai dengan hukuman mati.


(Editor : Cahyo)

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top