Yuk, siasati ancaman kolesterol di balik lezatnya santan

Yuk, siasati ancaman kolesterol di balik lezatnya santan

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jakarta - Anda termasuk salah satu penggemar gudeg, opor, kolak dan aneka hidangan berbahan santan? Masakan dengan tambahan santan memang sangat menggoda. Namun ternyata, ada ancaman kolesterol terhadap kesehatan jika Anda menyantap hidangan bersantan secara berlebihan.


Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri M. Epid., bahaya yang tersembunyi di balik santan yang berasal dari kelapa disebabkan karena proses memasaknya.


Umumnya, saat memasak (misalnya sayur lodeh, gudeg, atau opor), santan dipanaskan hingga mendidih. Pemanasan santan hingga mendidih ini akan mengubah asam lemak menjadi lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol.


Peningkatan kolesterol inilah yang membahayakan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Risiko ini akan semakin meningkat seiring bertambah banyaknya porsi makan Anda saat mengonsumsi hidangan berbahan santan.


Dalam jumlah kecil, kolesterol diperlukan oleh tubuh untuk metabolisme dan membuat beberapa hormon tertentu. Sedangkan kolesterol yang berlebih akan menjadi plak di pembuluh darah jantung, otak, dan di berbagai organ tubuh.


Kira-kira dalam 200 gram santan (atau sekitar 15 sendok makan) mengandung lemak hingga 2,5 kali lipat dari kebutuhan lemak harian tubuh. Jadi kalaupun Anda sangat menyukai hidangan berbahan santan, jangan sampai mengonsumsinya berlebihan.


Karena santan mengandung lemak nabati, maka Anda dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam jumlah paling banyak, sekitar 30 cc santan murni dalam satu hari.


Uniknya, santan yang tidak dipanaskan, menurut dr. Resthie justru lebih aman untuk dikonsumsi. Sebab kolesterol justru timbul dari hasil pemanasan santan dalam suhu tinggi.


Lalu adakah bahan yang bisa menggantikan peran santan?


Jika Anda bermaksud mengganti santan dengan bahan lain, Anda bisa memilih menggunakan susu. Namun yang perlu Anda perhatikan, bahwa susu juga tetap mengandung kolesterol meskipun digunakan dalam jumlah kecil.


Selain menggunakan susu sebagai pengganti santan, Anda juga bisa memakai krimer nabati. Bahkan saat ini diedarkan pula di pasaran, krimer nabati yang mengandung serat.


Nah, bagi Anda yang menggemari hidangan dengan bahan santan, tapi khawatir kolesterol melonjak, sekarang boleh bernapas lega. Beberapa kiat di atas, cukup untuk mengakali agar hidangan tetap lezat sekaligus sehat, meski tidak memakai santan.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top