Bandung Angklung`s Day 2017: `Karya Nyata Pemersatu Bangsa

Bandung Angklung`s Day 2017: `Karya Nyata Pemersatu Bangsa

Penulis: Dadi

Beritahati.com, Bandung - Warga Jawa Barat yang terdiri dari 6.000 pemain angklung yang berasal lebih dari 150 sekolah, mulai tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, berkumpul di halaman Gedung Sate Bandung, Minggu, berpesta angklung dalam rangka nemperingati Hari Angklung Sedunia, atau Angklung`s Day 2017.


Sejumlah lagu daerah, lagu kekinian, serta lagu medley, dimainkan secara apik dan meriah.


Saung Angklung Udjo dan Keluarga Besar Bumi Siliwangi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menginisiasi pesta angklung dengan tema pada tahun ini, `Karya Nyata Pemersatu Bangsa`.


Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar atau Demiz mengatakan, Angklung`s Day 2017 digelar untuk memperingati diakuinya angklung, alat musik khas Jawa Barat, pada sidang ke-5 Inter-Governmental Committe Unesco di Nairobi, Kenya, 16 November pukul 16.20 waktu setempat, ditetapkan sebagai The Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.


"Sudah tujuh tahun angklung menjadi warisan budaya bukan benda, yang ditetapkan oleh UNESCO. Ini akan dicabut andaikata kegiatan angklung tidak tumbuh dan berkembang di masyarakat, karena itulah kita selalu remainding (ingatkan) dengan kegiatan Angklung`s Day," kata dia.


Demiz juga mengajak masyarakat dari berbagai generasi untuk membantu melestarikan alat musik tradisional khas Jawa Barat, serta aktif menggiatkan acara terkait angklung. Supaya Angklung sebagai alat musik asli Jawa Barat tetap diakui dunia.


"Jadi bagaimana mendekatkan anak-anak tadi ada dari TK, SLB, SD, Tsanawiyah, dan semua jenjang sekolah hingga perguruan tinggi, supaya mereka mengetahui dan mengenal budaya sendiri yaitu angklung, jadi harus ditumbuhkan kebanggaan di jiwa generasi muda," katanya.


Ia juga menyebut, di era ekonomi kreatif saat ini, angklung memiliki nilai jual sebagai seni pertunjukan dan angklung dapat menjadi atraksi bernilai ekonomis yang dapat memajukan wisata nasional.


Angklung juga mengajarkan kesatuan dan kebersamaan, ungkap Demiz seperti diketahui, angklung akan meriah ketika dimainkan lebih dari satu orang, karena satu angklung memiliki satu nada.


Ketika konduktor memberi aba-aba untuk menainkan lagu tertentu secara bersama-sama, maka alunan musik angklung terdengar harmoni. Filosofinya, ketika sekolompok orang bersatu bersama-sama, maka akan tercapai cita-cita bersama yang diinginkan.


"Angklung sebagai instrumen musik legendaris di Indonesia bisa menjadi simbol persatuan dan kesatuan," katanya.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top