Beritahati.com, Jakarta - Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bangsa Indonesia sangat membutuhkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga PBNU akan memastikan bahwa tidak ada gangguan apapun bagi lembaga antirasuah tersebut.


Said Aqil menempatkan KPK masuk kategori politik dan keamanan dalam bidang pemberantasan korupsi, yang melindungi uang negara dari para koruptor. Dan pemerintah perlu mengonsolidasikan kekuatan dalam upaya pemberantasan korupsi.


"Namanya Jihad pemberantasan korupsi," ujar Said melalui pidato penutupan Musyawarah Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (25/11).


Said juga menyampaikan rekomendasi soal pembaharuan agraria. Artinya pemerintah tidak hanya fokus pada pembagian sertifikat lahan untuk rakyat saja, akan tetapi juga memperhatikan retribusi lahan kepada petani.


"Pemerintah perlu mengawal agenda pembaharuan agraria," tandasnya.


Dari masalah pertanian, pemberantasan korupsi, serta penanganan radikalisme yang berbasis agama, merupakan sejumlah rekomendasi PBNU melalui Munas Alim Ulama NU di Lombok.