Jokowi : Politikus pintar main isu, Masyarakat berantakan akibat pilkada

Jokowi : Politikus pintar main isu, Masyarakat berantakan akibat pilkada
Presiden Joko Widodo di Istana Negara (Foto : Istimewa).
Reporter : Miechell

Beritahati.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar masyarakat jangan terpecah-belah karena perbedaan pilihan politik dalam pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif, ataupun pemilihan presiden, sejak 2018 sampai 2019 nanti.


Hal ini disampaikan Jokowi saat bersilaturahim dengan Peserta Rakornas Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), di Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/11), yang dihadiri 375 orang anggota sebagai perwakilan kelompok keagamaan dari berbagai wilayah seluruh Indonesia.


"Kontestasi politik ya sudah saya sampaikan kepada rakyat juga sama, coblos yang paling baik. Sudah, rukun kembali. Masa sudah tiga tahun empat tahun masih dibawa-bawa pilpres, pilgub, pilbup, pilwalkot," ujar Kepala Negara.


"Itu yang pintar politikusnya. Politikus memang harus pintar memengaruhi rakyat, tapi yang dipengaruhi tiga tahun empat tahun masih kebawa-bawa," tambah Presiden lagi.


Jokowi lalu mengingatkan bahwa pada 2018 mendatang akan kembali digelar pilkada serentak di 171 daerah Indonesia. Dirinya meminta perwakilan FKUB mengingatkan umatnya masing-masing bahwa pilkada hanya sebatas pilihan politik.


Di bagian itu, perbedaan pendapat pasti ada sebagai bagian dari demokrasi. Akan tetapi jika sudah usai, semua bersatu lagi seperti sedia kala.


"Yang harus diingat pilihan kebangsaan, menjaga kerukunan, persaudaraan, persatuan. Ingatkan setelah memilih ya rukun kembali," tandas Jokowi.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top