DPRD mengindikasi dispora Gresik selewengkan retribusi sewa Stadion Gejos

DPRD mengindikasi dispora Gresik selewengkan retribusi sewa Stadion Gejos
Kwitansi tak resmi yang diberikan Dispora Gresik kepada penyewa Stadion Gejos
Reporter : Muhammad

Beritahati.com, Gresik - Komisi II DPRD Kabupaten Gresik menemukan adanya indikasi pungutan liar (Pungli) dan kebocoran dalam penerimaan uang sewa Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) yang dikelolah oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gresik, Jawa Timur.


Temuan itu, di sampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Gresik, M Subkhi kepada wartawan. Hal tersebut, tak pelak membuat wakil rakyat geram. Sebab, ketika kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik sedang mengalami penurunan. Dispora justru mempermainkan pendapatan retribusi sewa stadion Gelora Joko Samudra (Gejos) yang pembangunannya telah menelan anggaran rakyat senilai 390 miliar lebih.


"Sebenarnya kami di Komisi II, sering mendapat informasi jika Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) kerap kali berbuat curang. Mereka, (Dispora, red) bahkan tidak memberikan kuitansi resmi atas sewa Stadion multiyears itu," ujarnya, Selasa (5/12).


"Kami dilapori, beberapa kali oleh para penyewa Stadion Gejos itu. Hanya diberi kuitansi biasa yang tanpa ada meterai dan hanya ditandatangani oleh staf Dispora serta stempel. Dengan demikian maka kondisi ini, akan sangat rawan terjadi aksi korupsi. Karena, tidak melaporkan pendapatan sewa Stadion Gejos itu sebab tanda kwitansi resminya tidak ada," ungkapnya.


"Kalau sudah seperti ini, ya jelas sudah melanggar hukum. Jadi kami akan memanggil pihak Dispora untuk kami klarifikasi," lanjutnya.


Di tambahkan Subkhi penggunaan kuitansi yang tidak resmi tentu akan rawan disalah gunakan. Bisa-bisa uang hasil sewa stadion tidak dilaporkan kepada BPPKAD untuk menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Sangat mungkin uang sewa Stadion Gejos, yang penyewa tidak diberi kwitansi resmi itu masuk ke kantong pribadi, makanya perlu dilakukan pengusutan agar clear," cetusnya.


"Terus terang kami Komisi II sangat kecewa dengan tindakan yang dilakukan Dispora ini. Bukannya membantu untuk menggenjot pendapatan APBD, tapi yang dilakukan malah sebaliknya," tambahnya.


"Kami akan meminta pihak terkait, agar kasus-kasus seperti ini, ditindak dengan tegas agar tidak ditiru dinas-dinas yang lain. "Harus ditindak tegas ini. Nanti kami akan minta data penyewa Stadion Gejos selama satu tahun ini untuk dicocokan dengan pendapatan yang didapatkan," tambahnya lagi.


 

Editor : Dadi

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top