Beritahati.com, Bogor - Seekor panda (Ailuropada melanoleuca) asal China diperlihatkan seusai proses karantina di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Jawa Barat, sejak Rabu (1/11).


Sepasang panda bernama Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 ini.


Kabar baiknya, para wisatawan saat ini sudah dapat melihat kedua panda tersebut di sana.


“Sudah dibuka untuk umum. Panda sudah bisa dilihat dan difoto sejak 26 November 2017,” kata Group Head Marketing Taman Safari Indonesia Triyoba Nataria seperti dilansir KompasTravel, Sabtu (9/12/2017).


Pihak TSI belum melakukan grand launching untuk Istana Panda. Ada bebeberapa hal yang belum sesuai rencana sehingga grand launching belum dapat dilaksanakan.


Sejak kedatangan Wakil PM China akhir November yang lalu, belum ada grand launching, namun sudah official bisa dibuka untuk umum.


Pengunjung Istana Panda tak hanya bisa menyaksikan Cai Tao dan hu Chun (sepasang giant panda), akan tetapi juga diperbolehkan mengambil foto.


Akan tetapi Triyoba menginformasikan juga, grand launching tetap akan dilakukan sekitar Desember 2017, namun belum ditentukan tanggal pasti.


“Indonesia adalah negara ke-16 yang dapat panda, nggak semua negara dapat panda. Jadi kita berharap pariwisata Indonesia, khususnya Jawa Barat, dapat meningkat. Enggak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk lihat panda karena di Indonesia sudah ada,” tandasnya.


Panda jantan bernama Cai Tao lahir pada 4 Agustus 2010 di China Conservation and Research Centre for Giant Panda Ya'an Bifengxia Base. Ayah dari panda jantan ini bernama Yuan Yuan dan ibunya adalah Na Na.


Sedangkan panda betina Hu Chun lahir pada 8 November 2010 di tempat yang sama dengan Cai Tao. Ayah Hu Chun adalah Wu Gang dan ibunya bernama Ye Ye.


Kedua panda ini diharapkan bisa mempunyai anak selama berada di Indonesia. Pasangan panda raksasa ini akan tinggal, dirawat, serta dikembangbiakkan di Taman Safari Indonesia selama 10 tahun.