Beritahati.com, Jakarta - Saat Kampanye Pilkada DKI Jakarta, kubu Anies Baswedan-Sandiaga Uno membuat spanduk program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE) bertuliskan : 'Ayo bergerak ambil kesempatan. Dimodalin punya bisnis! Disediain tempat usaha! Dicariin Pembeli! Coblos nomor 3' (Coblos nomor 3 maksudnya adalah pasangan Anies-Sandi).


Setelah terpilih, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklarifikasi kata 'dimodalin' pada spanduk janji kampanye Anies-Sandi untuk memberi modal usaha lewat program kewirausahaan OK OCE, dengan dalih agar warga Jakarta tidak salah kaprah.


"Diklarifikasi maksud isi spanduknya," dalih Sandi di hadapan wartawan dalam sebuah kesempatan di Ballroom Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (15/12).


Sandi mengatakan, dalam program OK OCE ini, Pemprov DKI Jakarta tak serta merta memberikan langsung sejumlah uang sebagai modal usaha kepada warga atau calon wirausahawan. Akan tetapi Pemprov hanya akan memberikan bantuan akses permodalan ke lembaga pembiayaan atau perbankan.


"Dikasih modal tentunya dalam bentuk difasilitasi dengan Bank DKI dengan lembaga keuangan lainnya, jadi kita pastikan yang OK OCE itu mendapatkan permodalan," urai Sandi mengklarifikasi janji kampanyenya bersama Anies Baswedan.


Sandi mengaku, Pemprov hanya mendapatkan dana Rp 82 miliar untuk program OKE OCE. Jadi itu hanya untuk pelatihan, karena pelatihan itu, kata dia menekankan, adalah sangat penting sekali.


"Duit banyak sekali, di industri perbankan dan pembiayaan," ujarnya menginformasikan.


Walaupun di spanduk kampanye memang tertulis jelas, akan tetapi Sandi menuding pemerintahan sebelumnya tidak membantu warga untuk kemudahan mendapatkan modal, sehingga OK OCE adalah program yang akan mengatasi hal tersebut, dengan harapan tidak akan mengulangi kesalahan pemerintahan sebelumnya (Ahok,Djarot dan Jokowi).


"Dan kesalahan Pemprov DKI dulu, sampai macet Rp 400 miliar lebih adalah tidak menyalurkan, karena Pemprov tidak memiliki kemampuan untuk menilai mana yang bisa diberikan pendanaan mana yang tidak," tegasnya.


Sandi berkilah baik dirinya maupun Anies Baswedan adalah dua orang yang sangat berpihak kepada pelaku usaha. Sehingga ia meminta masyarakat agar tidak ragu pada sistem pemodalan dalam program OK OCE.


"Dari awal saya jelas dalam posisi ini, karena saya membina UMKM itu sudah lebih dari 15 tahun, jadi saya tahu," tutupnya.