Beritahati.com, Jakarta - Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, seperti tahun-tahun sebelumnya, bahkan sejak era pemerintahan Orde Baru, selalu menjadi destinasi warga Jakarta untuk mengisi libur panjang. Bukan libur panjang saja, setiap ada kesempatan luang, orang Jakarta pasti menuju puncak.


Tidak heran jika kepolisian menaruh perhatian lebih terhadap kawasan Puncak, terutama jalur lalu lintas yang mengarah ke sana jelang perayaan Tahun Baru.


Menyambut Tahun Baru 2018, jalur lalu lintas Puncak mulai direkayasa kepolisian dan pihak terkait lainnya seperti Dinas Perhubungan, guna menghindari kemacetan.


Rekayasa lalu lintas yang dimaksudkan adalah tutup-buka jalan diberlakukan beberapa jam jelang pergantian tahun.


"Mulai Ciawi sampai Puncak, 31 Desember pukul 18.00 WIB sudah ditutup. Tidak boleh lagi (ada kendaraan) naik," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi di Jakarta, Sabtu (23/12).


Warga Jakarta harus bergegas naik ke Puncak sebelum pukul 18.00 WIB, artinya sudah berada di lokasi sebelum waktu yang sudah ditetapkan itu. Jika tidak? siap-siap merayakan Tahun Baru bersama keluarga di pinggir jalan raya, di tengah kemacetan.


Selain Puncak, kawasan wisata yang akan mendapatkan perhatian prioritas adalah Lembang, Bandung. Banyak kawasan wisata di sana, seperti Tangkuban Perahu dan Ciater. Namun begitu, tidak ada rekayasa lalu lintas untuk jalur ke arah Lembang jelang malam pergantian tahun.


"Jalan tidak ditutup, tapi personel kepolisian tetap turun kekuatan penuh di sana," tandas Budi.