Dibilang Mourinho bertingah badut, Conte: Dia (Mou) pengidap pikun

Dibilang Mourinho bertingah badut, Conte: Dia (Mou) pengidap pikun

Reporter : Tri Sapto Cahyo

Beritahati.com - Perang kata-kata terjadi antara dua manajer papan atas Liga Inggris, Jose Mourinho dan Antonio Conte. Perang urat syaraf itu dipicu oleh pernyataan pedas Jos Mourinho.


Awalnya, Mourinho dalam sebuah wawancara mengungkapkan alasan dirinya tidak lagi bersikap hiperaktif di pinggir lapangan. Perubahan sikap tersebut lantas memunculkan anggapan bahwa sang nakhoda sudah kehilangan gairah di Manchester United.


“Saya tak biasa bertingkah seperti badut di pinggir lapangan, apakah itu artinya saya sudah kehilangan gairah?” jawab mantan pelatih Real Madrid itu.


“Saya lebih memilih bersikap sebagaimana diri saya, yakni dengan lebih dewasa, lebih baik untuk tim saya, dan untuk diri saya sendiri. Saya pikir Anda tak perlu bersikap seperti orang gila di pinggir lapangan untuk menunjukkan gairah.


Mourinho lantas membandingkan tingkah yang kerap ditunjukkan Conte


Tentu saja ocehan Mourinho itu membuat Conte marah. Dia lantas menyerang balik bahwa yang sebenarnya layak dijuluki “badut” justru Mourinho sendiri.


“Saya bertingkah seperti badut? Saya pikir dia [Mourinho] berbicara mengenai dirinya sendiri di masa lalu,” buka Conte.


“Terkadang manusia kerap lupa dengan apa yang pernah dilakukannya di masa lalu,” pungkas eks nakhoda Juventus dan timnas Italia tersebut.


Conte, yang punya sifat eksplosif, lantas merasa tersinggung dengan kata "badut" yang dilontarkan Mourinho. Ia menyamakan Mou dengan pengidap senile dementia, yakni penyakit yang membuat penderitanya sulit dalam mengingat alias pikun.


"Saya pikir dia harus mengingat kelakuannya pada masa lalu. Mungkin dia sedang membicarakan sikapnya saat dulu, kan?" tutur pria asal Italia itu seperti dikutip Bolasport.com dari Daily Mail, Jumat (5/1).


"Ada beberapa orang yang terkadang lupa dengan kata-kata atau kelakuannya sendiri. Kalau tidak salah, penyakit tersebut namanya senile dementia," kata Conte.


tak mau kalah, Mourinho pun memilih untuk menganggapi pernyataan Conte dengan santai.


"Saya tidak bilang bahwa saya juga bisa bereaksi berlebihan seperti Antonio Conte," kata Mourinho kepada Sky Sports.


"Saya bertingkah buruk di masa lalu, namun saat ini saya sudah bisa mengontrol diri," ujar Mourinho.


Pelatih asal Portugal itu pun memanfaatkan kesempatan ini untuk mengungkit kesalahan terbesar Antonio Conte di masa lalu.


"Saya hanya ingin bilang ke Conte bahwa saya memang membuat kesalahan di pinggir lapangan beberapa tahun lalu," kata Mourinho.


"Saya mungkin masih akan melakukannya, namun setidaknya saya tidak akan pernah dihukum karena skandal pengaturan skor," ujar pelatih Manchester United tersebut.


Kata-kata Mourinho jelas merupakan sindiran buat Antonio Conte. Conte pernah terlibat kasus pengaturan skor kala masih menangani Juventus pada 2011 sehingga dilarang melatih empat bulan.


Kedua pelatih memang semakin sering terlibat perang kata-kata. Sebelumnya, Mourinho menyindir pernyataan Conte yang mengeluhkan soal badai cedera Chelsea.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top