Beritahati.com, Jakarta - Perut kembung adalah suatu sensasi tekanan berlebih dari dalam perut. Penyebabnya beragam, seperti merokok, makan terlalu cepat, atau karena akibat mengonsumsi makanan tertentu.


Kondisi perut kembung disebabkan oleh terlalu banyak gas dalam saluran cerna. Asupan garam berlebih juga berkontribusi menyebabkan perut kembung, karena mengakibatkan cairan menumpuk atau tertahan, sehigga perut menjadi kembung.


Jika Anda termasuk orang yang sering mengalami perut kembung, bisa jadi makanan dan minuman di bawah ini adalah penyebabnya:


Permen karet bebas gula


Menurut Ashvini Mashru, R.D., penulis buku Small Steps to Slim, ada dua alasan mengapa permen karet bebas gula dapat menyebabkan sakit perut dan perut kembung.


“Pertama, Anda menelan banyak udara ketika mengunyah permen karet. Kedua—yang merupakan alasan yang paling penting—adalah adanya kandungan gula alkohol, yang merupakan bentuk dari karbohidrat yang sulit dicerna. Gula alkohol merupakan penyebab utama sakit perut, khususnya ketika dikonsumsi dalam jumlah tinggi,” Ashvini menjelaskan, seperti dikutip di laman Women’s Health.


Ketika berada di saluran pencernaan, gula alkohol akan difermentasi oleh bakteri, lalu melepas gas yang menyebabkan perut kembung, kram, nyeri, bahkan diare. Untuk menghindari perut kembung akibat permen karet jenis ini, baca kemasan dan hindari bahan-bahan yang berakhiran “-ol”, seperti xylitol, manitol, sorbitol, maltitol, dan erythritol.


Kopi hitam


Karena sifatnya yang asam, kopi hitam menyebabkan perut kembung, khususnya jika Anda memiliki perut sensitif.


“Kopi hitam dapat menjadi iritan dan menyebabkan pembengkakan secara cepat. Menambahkan gula atau pemanis buatan dapat membuat efeknya menjadi lebih buruk,” kata Cynthia Sass, R.D., penulis buku Slim Down Now: Shed Pounds and Inches with Real Food, Real Fast.


Sparkling water


Masih menurut Cynthia, sebagai besar orang tahu bahwa minuman bersoda dapat memicu perut kembung. Gelembung pada sparkling water (air berkarbonasi) yang membuat efek berdesis, juga bisa menyebabkan perut Anda mengembang seperti balon. Untuk mengetesnya, coba makan makanan yang sama dengan air biasa, lalu dengan sparkling water. Bandingkan apa yang Anda rasakan.


Bawang putih


Bawang putih merupakan contoh dari makanan FODMAP (fermentasi oligosakarida, disakarida, monosakarida, dan poliol), yang merupakan kelompok makanan yang sulit diserap dari saluran penceraan ke dalam darah, atau justru tidak dapat diserap sama sekali. Karena penyerapannya buruk, makanan jenis ini menyerap air ke usus, lalu difermentasi oleh bakteri, yang mengakibatkan timbulnya gas di dalam usus.


Namun jangan khawatir, tidak semua orang sensitif terhadap jenis makanan ini. Hanya Anda yang memiliki IBS atau sindrom iritasi usus besar saja yang harus ekstra hati-hati.


Popcorn


Siapa sangka popcorn dapat menyebabkan perut kembung karena volumenya. “Sekali penyajian sama dengan 3-4 cangkir atau sama dengan ukuran 3-4 bola tenis. Porsi tersebut hanya berisi karbohidrat yang jumlahnya sama dengan selembar roti tawar, namun akan memakan lebih banyak tempat di perut Anda. Hasilnya, perut menjadi kembung untuk sementara,” Cynthia menerangkan.


Seporsi besar salad


Seperti popcorn, seporsi besar salad akan memakan lebih banyak tempat di perut Anda, dan otomatis membuat perut menggembung. Masalah lainnya adalah beberapa sayuran termasuk dalam kelompok makanan FODMAP, seperti kol, jamur, dan bawang. Lagi-lagi, jika Anda memiliki IBS, hati-hati dengan porsi salad plus jenis sayuran dalam salad Anda.


Meski beberapa jenis makanan—termasuk makanan sehat—dapat berpotensi membuat perut kembung, namun tidak berarti Anda harus berhenti mengonsumsinya. Anda tetap bisa mengonsumsinya, namun jangan berlebihan. Tapi jika Anda merasakan perut kembung mulai mengganggu kesehatan, segera periksa ke dokter.