Jokowi, Presiden RI pertama yang ke Pulau Rote, "Pembangunan tiada anak tiri"

Jokowi, Presiden RI pertama yang ke Pulau Rote,

Reporter : Miechell

Beritahati.com, Jakarta - Pesiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan Presiden RI pertama yang menginjakkan kaki di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.


"Dengan menginjakkan kaki di Pulau Rote, saya sudah lengkap melihat Indonesia dari ujung ke ujung," ujar Jokowi tersenyum.


Khusus untuk NTT sekaligus Pulau Rote, dengan melihat langsung keadaan di sana, Jokowi mengaku sudah memiliki gambaran jelas apa sebenarnya permasalahan hingga NTT itu seolah stagnan kemajuannya. Pendidikan dan ketersediaan air merupakan dua masalah krusial dari sekian banyak yang ditemui Jokowi di sana.


Hal ini sama dengan Papua, dimana Jokowi harus datang ke sana melihat langsung keadaan, hingga tahu kenapa Papua selalu tertinggal dibanding Provinsi lainnya sejak era pemerintahan Presiden Soeharto hingga awal Jokowi naik sebagai Presiden RI Ke-7.


Pada kesempatan itu Jokowi bersumpah tidak ada satupun daerah yang seolah dianaktirikan di Indonesia ini, selama ia masih menjadi Presiden. Dirinya memberi komitmen, bahwa akan mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh pelosok tanah air melalui konsep Indonesia sentris.


Salah satu contoh pernyataannya adalah Papua. Infrastruktur maupun keadaan harga BBM di Papua sudah mulai diperbaiki oleh Jokowi.


Sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dalam tiga tahun terakhir, pembangunan gencar dilakukan mulai dari daerah-daerah perbatasan hingga daerah-daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) di Indonesia. Ini sesuai dengan amanah nawacita untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju melalui pembangunan Indonesia sentris.


"Bukan hanya membangun Jawa, membangun Sumatra, tapi membangun seluruh pelosok Tanah Air dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," ujar Jokowi yang disampaikan Bey.


Presiden Jokowi juga mengatakan, ia tidak tebang pilih dalam melakukan kunjungan kerja. Daerah-daerah terluar, terpencil, dan tertinggal tak luput dari kunjungannya.


"Tidak ada daerah yang dilupakan, tidak ada daerah yang dikesampingkan. Tidak ada daerah yang dianaktirikan, semuanya anak kandung Ibu Pertiwi," sambung Jokowi.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan kedaulatan yang telah dijalankan pemerintah.


Mulai dari program BBM satu harga di seluruh Indonesia, pemberantasan illegal fishing, pengembalian blok Mahakam, hingga perundingan dengan PT Freeport yang masih berjalan.


Presiden meyakini bahwa dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki, Indonesia akan menjadi negara maju, adil, dan sejahtera.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top