Danpusdikzi TNI-AD yang baru, "Siap lanjutkan tongkat komando"

Danpusdikzi TNI-AD yang baru,
Danpusdikzi TNI-AD Kolonel (Czi) Sapto Widhi Nugroho (Foto : Istimewa).
Reporter : Miechell

Beritahati.com, Jakarta - Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) yang berkedudukan di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Jawa Barat, menggelar acara pisah-sambut antara Komandan Puskidzi Kolonel (Czi) Jamallulael dengan penerusnya, yakni Kolonel (Czi) Sapto Widhi Nugroho, Rabu (10/1).


Namun begitu, serah terima jabatan (sertijab) nantinya akan berlangsung di Markas Komando Pembinaan Doktrin dan Latihan Angkatan Darat, Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/1) pagi.


Kolonel (Czi) Jamallulael berpesan kepada penggantinya agar bisa melahirkan inovasi-inovasi yang lebih baik di masa mendatang. Dengan demikian, modernisasi pengajaran adalah hal mutlak yang harus dilakukan. Apalagi penggunaan teknologi yang mengikuti perkembangan zaman merupakan satu hal yang harus menjadi perhatian dari kecabangan zeni.


Oleh karena itu, Pusat Pendidikan Zeni TNI-AD harus selalu siap dan bisa mengikuti perkembangan teknologi militer sesuai kebutuhan zaman dengan melakukan beragam inovasi serta improvisasi di setiap waktu.


"Dalam karir militer, ada banyak tahapan yang dilewati. Namun setiap prajurit memiliki tahapan yang berbeda antara satu sama lainnya. Dan semua tahapan itu, akan menjadi bagian dari perjalanan hidup prajurit itu sendiri. Saya optimis penerus saya ini bisa melakukan yang terbaik, bahkan lebih baik dari saya. Karena Kolonel (Czi) Sapto Nugroho adalah lulusan Akabri terbaik 1994," tutur Jamall tentang Sapto.


Dikonfirmasi terpisah, Kolonel (Czi) Sapto Widhi Nugroho terpacu dengan semangat untuk tidak mengecewakan siapapun atas kepercayaan yang bakal diembannya.


Dengan pesan maupun wejangan dari seniornya, ia yakin bisa melakukan yang terbaik dengan meneruskan setiap kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya, sambil terus melakukan inovasi dan improvisasi dalam kurikulum pengajaran.


"Pusat pendidikan zeni harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Sehingga untuk mengembangkan pasukan zeni, kita memang harus memanfaatkan teknologi," ucapnya, Rabu (10/1).


Mengakhiri perbincangan, Sapto mengatakan, bahwa Pusat Pendidikan Zeni adalah lembaga pendidikan yang mencetak Perwira, Bintara dan Tamtama berkualitas. Artinya, kecabangan zeni dituntut harus membekali para prajurit agar nantinya siap bertugas di kesatuannya masing-masing.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top