Beritahati.com, Yogyakarta - Penerimaan calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) di Pemerintah daerah akan dibuka pada 2018. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mengajukkan kebutuhan 1700 calon Pegawai Negri sipil (PNS) kepada pemerintah pusat.


Sekretaris Daerah Pemda DIY Gatot Saptadi mengatakan, sebanyak 1700 CPNS dibutuhkan untuk menutupi kekosongan jabatan dalam lingkup semua SKPD diwilayah Pemda DIY.


“Tiap tahunkan banyak pegawai yang pensiun. Jadi banyak jabatan yang kosong,” ujarnya di Kantor Kepatihan Yogyakarta, Kamis (11/1).


Pemda sudah mengajukan kebutuhan tersebut kepada Kemenpan di awal tahun 2018. Ia berharap, pemerintah pusat mengabulkan seluruh jumlah kuota yang diajukan.


Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Agus Supriyanto menjelaskan, Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur adalah bidang yang paling banyak membutuhkan CPNS.


“Yang paling banyak dibutuhkan itu guru dan pelaksana infrastruktur dilapangan. Tapi tiap Dinas tetap butuh pegawai baru,” tutur Agus.


Prosedur perekrutan dan tes CPNS tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Para CPNS tahun ini wajib mengikuti test Computer Assisted Test (CAT) dan disusul dengan test bidang keahlian.


“Kemungkinan yang akan menyelenggarakan penerimaan CPNS dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) seperti pada recruitment CPNS Kementerian kemarin,” jelasnya.


Hingga kini, pihaknya belum mengetahui kapan keputusan kuota diumumkan oleh pemerintah pusat. Namun ia berharap agar Kemenpan- RB bisa segera membuka pendaftaran CPNS. Pasalnya, saat ini Pemda DIY membutuhkan banyak CPNS untuk mengisi kekosongan pegawai yang pensiun.


Sebagai gambaran, setiap tahun ada sekitar 800 PNS di lingkungan Pemda yang pensiun. Disatu sisi Pemda DIY masih memberlakukan moratorium (penghentian) penambahan CPNS sejak 2012.


“Jumlah pegawai yang pensiun dari tahun 2012 itu masih jauh lebih banyak dari 1700 CPNS yang kami ajukan. Tapi bisa kami akali dengan memaksimalkan kerja pegawai yang ada,” pungkasnya.