Beritahati.com, Jakarta - Minyak kayu putih merupakan hasil dari destilasi uap ranting dan daun segar pohon kayu putih (Melaleuca leucadendra). Dalam minyak kayu putih yang telah melalui proses destilasi, terkandung bahan kimia bernama sineol (cineole). Jika Anda merasakan sensasi hangat setelah mengoleskan minyak kayu putih ke kulit, bahan kimia sineol inilah yang menyebabkan sensasi hangat tersebut pada kulit.


Ada beberapa fungsi minyak kayu putih yang dipercaya dapat membantu mengurangi keluhan fisik ketika digunakan, di antaranya:


Mengurangi sakit kepala
Mengatasi gejala pilek
Meringankan nyeri sendi dan otot
Menjaga kesehatan gigi
Meredakan sakit gigi dan gusi (seperti setelah tindakan pencabutan gigi)


Sebagian orang bahkan menggunakan minyak kayu putih untuk menangani infeksi kulit seperti kudis (skabies) dan panu. Bahkan menggunakannya dalam jumlah kecil sebagai bahan penyedap rasa pada masakan.


Meski umumnya aman untuk digunakan, ragam fungsi minyak kayu putih ini belum memiliki bukti uji klinis yang kuat untuk mendukung khasiat yang diyakini.


Selain itu, umumnya dosis penggunaan secara lengkap tidak terdapat pada kemasan minyak kayu putih. Dalam hal ini, kebijakan pengguna menjadi sangat diperlukan. Jika digunakan secara tepat, minyak kayu putih dapat menjadi teman penghangat dan pengurang rasa tidak nyaman ketika badan terasa kurang sehat.