Untuk ketiga kalinya ! Sandiaga Uno dilaporkan penipuan jual beli tanah

Untuk ketiga kalinya ! Sandiaga Uno dilaporkan penipuan jual beli tanah
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto : Istimewa).
Reporter : Miechell

Beritahati.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pemalsuan dan penipuan dalam akta jual beli. Laporan itu diterima dengan nomor registrasi LP/109/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 8 Januari 2018.


Fransiska Kumalawati Susilo sebagai pelapor mengatakan, ia melaporkan Sandiaga terkait jual beli tanah di Curug, Tangerang, Banten, mengenai sertifikat tanah dibalik nama tanpa adanya AJB (Akta Jual Beli).


Selain Sandiaga, Fransiska juga melaporkan kembali rekan bisnis Sandiaga bernama Andreas Tjahyadi, yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai menjadi tersangka kasus dugaan penggelapan tanah di Banten dan telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.


Kasus itu terjadi pada 2012, dimana Sandiaga dan Andreas menjual tanah tanpa ada balik nama kepada pemilik tanah yang sah.


Keduanya dilaporkan dalam delik penipuan dan atau penggelapan dan atau pemalsuan dan atau menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam akta otentik, Pasal 378 dan atau pasal 372 dan atau pasal 263 dan atau pasal 266 UU KUHP.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan laporan tersebut, namun belum bisa memastikan kapan akan melakukan pemanggilan terhadap Sandiaga sebelum dilakukan penyelidikan.


"Benar soal laporan itu. Maka itu, kami segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/1).


Laporan tersebut juga merupakan yang ketiga kali. Fransiska pertama kali melaporkan Sandiaga pada 8 Maret 2017 dan pada 21 Maret 2017.


Menanggapi laporan ini, Sandiaga enggan berkomentar banyak. Dirinya mengaku lelah menghadapi kasus hukum yang selalu dikaitkan dengannya.


"Saya nggak mau berkomentar kalau soal hukum. Sudah lelah saya dikait-kaitkan melulu," ujar Sandi di Balai Kota.


Sandi lanjut menuturkan, kasus lahan di Curug ini tak hanya sekali disangkutpautkan dengan dirinya. Sejak terjun ke dunia politik, Sandi mengaku telah berulang kali dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus tersebut.


“Sudah berapa kali yah, sampai lupa. Biarin sajalah, lagi pula memang kalau orang mau terjun ke politik pasti ada saja orang yang... Ah, sudahlah capek saya,” tandasnya lirih.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top