Utang pedagang masih Rp 2 miliar, Diskop UKM Gresik yakin tembus target retribusi

Utang pedagang masih Rp 2 miliar, Diskop UKM Gresik yakin tembus target retribusi

Reporter : Muhammad

Beritahati.com, Gresik - Pedagang yang menyewa kios di Pasar Kota Gresik, Jawa Timur, kabarnya banyak yang menunggak pembayaran hingga jika diakumulasi mencapai Rp 2 miliar.


Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kabupaten Gresik Agus Budiono.


"Untuk persoalan ini, setelah kami rutin menagih, ternyata jumlah tunggakan piutang pedagang Pasar Kota Gresik dari sewa tempat, hingga tahun 2018 mencapai Rp 2 miliar," ujarnya, Jumat (12/1).


Jumlah tunggakan piutang sebesar itu, sebenarnya terbilang terus berkurang. Karena sebelumnya tunggakan mencapai Rp 6,5 miliar lebih, terhitung sejak 2009 atau sekitar 9 tahun yang lalu.


"Tunggakan ini akibat para pedagang sempat tidak mau melunasi atau mencicil uang sewa," beber Agus.


Bahkan menurut Agus, untuk menagih utang uang sewa tersebut, pihaknya sampai harus meminta bantuan Kejaksaan Negeri (Kejari). Dan ternyata cara tersebut berhasil, sehingga para pedagang berangsur mulai sadar dan mau mencicil.


"Ditambah mereka ketakutan, jika tidak bayar utang, kiosnya akan dieksekusi," tutur Agus menambahkan.


Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Gresik sebagian bersumber dari uang sewa para pedagang di 7 pasar yang ada di sana. Hasil sewa kios Pasar Kota Gresik, yang terletak di Jalan Samanhudi itu merupakan salah satu diantaranya.


Terkait PAD 2018, Agus mengaku dibebankan target retribusi sebesar Rp 2,3 miliar. Jumlah tersebut diakui mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan 2017, yang dipatok Rp 1,8 miliar.


"Kami berhasil memenuhi target pada 2017, bahkan melebihi target yang ditentukan. Untuk targat tahun ini, Insya Allah bisa terpenuhi," tandasnya.

Editor : Miechell

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top