Lawan polisi, dor! Begal bersenpi asal Lampung ditembaki mati

Lawan polisi, dor! Begal bersenpi asal Lampung ditembaki mati

Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com,Jakarta - Tim Resmob Polda Metro Jaya menembak mati satu dari dua begal motor bersenjata api (bersenpi) saat beraksi terhadap seorng karyawan swasta di Kawasan Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Kamis malam (11/1).


Timah panah terpaksa diletuskan polisi hingga menembus punggung pelaku berinisial SW (31) karena berusaha melawan petugas dengan cara menembakkan senpinya ke arah Polisi. Untungnya, tembakan SW meleset dan berhasil dihindari petugas.


Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary menjelaskan, SW merupakan target operasi karena sudah sering melakukan pencurian kendaraan bermotor dengan mengancam korbannya menggunakan senjata api serta merusak kunci motor mengunakan kunci leter T.


"Mereka cuma butuh tiga detik saat memetik motor. Tapi, kalau kepergok mereka tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata api," ujar Ade di Polda Metro Jaya,Jumat (12/1).


Penangkapan SW berawal saat tim unit V Subdit 3 Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan pengembangan kasus penembakan yang terjadi sebelumnyabdi di Pondok Ranggon, Bekasi, serta pencurian dengan pelaku berpistol dikawasan Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat, yang diduga dilakukan oleh kelompok yang sama.


Kemudian saat menyisir di kawasan Cibarusa anggota melihat dua pengendara melintas dengan dua sepeda motor dimana SW mengendarai Yamaha Vixion sedangkan rekannya yang belum diketahui identitasnya mengendarai Honda Beat.


"Ternyata motor Vixion yang dikendarai SW hasil curian mereka pada pagi hari," Ade.


Namun, saat tim Resmob yang hendak memepet pelaku SW mendapat perlawanan dari SW yang langsung mengarahkan senpi rakitan dan menembakkan ke arah petugas yang mengedarai mobil,namun tembakan pelaku meleset.


Tembakan SW dibalas tembakan petugas mengenai punggung pelaku hingga tersungkur dari motor. Sedangkan rekannya melarikan diri.


"Pelaku tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit," kata Ade.


Ditambahkan Ade, saat beraksi kelompok SW mencari sasaran dengan menyisir lokasi target secara rundom.


Kebanyakan kendaraan yang diincar adalah motor tanpa pengawasan pemiliknya dan tidak diberi kunci tambahan.


Muhammad Rifan (20), pemilik kendaraan Vixion yang menjadi korban pelaku, mengaku saat itu motornya usai dikeluarkan dari rumah untuk bersiap-siap menuju tempat kerjanya.


"Saya tinggal masuk mandi. Pasa keluar sudah hilang motor saya. Kurang lebih saya tinggal motor diluar," ujarnya saat ikut Rilis pengungkapan kasus di Polda Metro Jaya.


Dalam kesempatan itu, Ade Ary menyerahkan langsung motor yang sempat dibawa kabur pelaku kepada Rifan.


"Terimakasih pak, mudah-mudahan tidak ada lagi korban seperti saya," kata M. Rifan


 

Editor : Tri Sapto Cahyo

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top