Beritahati.com, Tegal - Sekitar 100 petani bawang merah asal Brebes, Jawa Tengah mendatangi Kantor Perum Bulog Sub Divre Pekalongan di Jalan Kolonel Soegiono nomor 139, Kemandungan, Tegal Barat, Kota Tegal, Jumat (12/1).


Kedatangan mereka tak lain menuntut Bulog membeli bawang merah petani karena sejak setahun terakhir panenan bawang merah mereka tidak ada yang membeli.


"Kedatangan kami ke sini untuk menanyakan peran dari pada Bulog, selama ini terkesan tidak mau melakukan penyerapan (bawang merah)," kata koordinator petani bawang merah Brebes, Sumarso kepada Beritahati.com di lokasi, Jumat (12/1).


Padahal, menurut Sumarso, sesuai Keppres nomor 48 tahun 2016 Bulog untuk bertugas menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga pangan pada tingkat konsumen dan produsen.


"Keppres nomor 48 tahun 2016 menginstruksikan Bulog menyerap bawang merah," ujarnya.


Petani juga meminta Bulog membeli bawang merah mereka dengan harga yang pantas sehingga bisa para petani tidak mengalami kerugian.


"Harga yang diinginkan petani biar nggak merugi Rp 15 ribu per kilogram," ungkapnya.


Saat ini, harga bawang merah ditingkat petani berkisar antara Rp 6000 - Rp 8000 per kilogramnya.


"Harga (bawang merah) sekarang ini ditingkat petani Rp 6000, Rp 7000 sampai Rp 8000, tergantung kualitasnya," sebut Sumarso.


Sementara itu, dari hasil audensi, Bulog berjanji akan segera menyerap hasil panen bawang merah para petani.


"Bulog janji mau beli bawang merah kami dalam waktu dekat," pungkas Sumarso.