Bandar sabu asal Nepal tewas didor di ITC Cempaka Mas

Bandar sabu asal Nepal tewas didor di ITC Cempaka Mas

Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com, Jakarta - Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menembak mati pelaku pengedar narkoba internasional asal Nepal bernama Sharan Kumar Tamang (34) di depan Apartemen ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Jumat dini hari (12/1).


Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Roma Hutajulu, mengatakan, pelaku terpaka ditembak di bagian dada setelah berusaha merebut senjata milik anggota kepolisian saat diminta menunjukkan lokasi transaksi narkoba.


"Saat diminta menunjukkan lokasi tempat transaksi pelaku berusaha merebut senjata dan mendorong anggota dengan keras. Untungnya, dengan sigap anggota lainnya melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Roma saat rilis kasus narkoba di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat petang (12/1).


Roma mengungkapkan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah pihaknya banyak mendapat informasi dari masyarakat sering terjadi transaksi narkoba di kawasan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakata Pusat. Dari informasi tersebut polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku.


"Penangkapan dilakukan tepatnya di depan Bank OCBC Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar dan berhasil mengamankan yang diduga pelaku," ujar Roma.


Dari penangkapan tersebut, lanjut Roma, Polisi berhasil mendapatkan barang bukti berupa sabu seberat 52 gram. Saat dilakukan pemeriksaan, Polisi melihat kartu Hotel Alphine yang terselip didalam pasport milik tersangka dan dilakukan penggeledahan di kamar 204.


"Saat kamar 204 Hotel Alphine digeledah ditemukan sebuah koper berisi sabu seberat 3.400 gram atau 3,4 kilogram," ungkapnya.


Dari keterangan tersangka, Polisi kembali melakukan pengembangan untuk menemui pemasok sabu di daerah Harco Mangga Dua Jakarta Pusat. Tersangka, kata Roma, mengaku pernah bertemu dengan pemasok tersebut di depan Apartemen ITC Cempaka Mas.


"Saat tiba di Apartemen pada Jumat (12/1) dini hari sekira pukul 00.45 WIB tiba-tiba tersangka mendorong mendorong salah seorang anggota dan berusaha merebut pistol Brigadir Freddy Marpaung sehingga Brigadir Rudin Napitupulu yang bertugas mengawal dan mengawasi tersangka mengambil tindakan tegas," tuturnya.


Seketika tersangka tersungkur lalu dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Namun dalam perjalanan nyawanya tak tertolong.


 

Editor : Dadi

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top