Pencipta aksara Tionghoa jadi Google Doodle hari ini, siapakah dia?

Pencipta aksara Tionghoa jadi Google Doodle hari ini, siapakah dia?
Zhou Youguang, Bapak Aksara Tiongkok (Foto : Istimewa).
Reporter : Tri Sapto Cahyo

Beritahati.com, Jakarta - Halaman pertama mesin pencarian Google hari ini, Sabtu (13/1), terdapat edisi gambar animasi sosok seorang pria berkacamata, beberapa buku dan aksara Tionghoa.


Dan, bila Anda mengarahkan krusor ke gambar doodle tersebut akan muncul tulisan, "Ulang Tahun Zhou Youguang ke-112".


Lantas, siapakah Zhou Youguang itu?


Melansir dari Google Doodle, gambar aksara Tionghoa tersebut biasa disebut Pinyin.


Meski sebentar lagi akan ada perayaan Hari Raya Imlek, namun gambar doodle ini bukan untuk memperingati Hari Raya warga Tionghoa.


Melainkan memperingati hari kelahiran Zhou Youguang, pencipta romanisasi aksara Tionghoa yang lahir pada 13 Januari 1906.


Zhou Youguang sendiri dikenal dengan sebutan Bapak Pinyin.


Apa itu Pinyin?


Pinyin merupakan mempermudah romanisasi aksara Tionhoa yang awalnya sangat sulit dipahami.


Zhou Youguang lah yang menciptakan aksara pinyin atau yang berarti "suara mantra" untuk memudahkan banyak orang pemula untuk lebih mudah memahami bahasa Mandarin.


Bahkan berkat kontribusinya tersebut, Zhou Youguang mampu menurunkan angka buta huruf di China hingga lebih dari 85 persen.


Berkat kemampuan linguistiknya tersebut yakni 26 huruf latin yang digunakan untuk mewakili ribuan karakter aksara Tionghoa ini telah memudahkan para pemula untuk paham baca tulis dan angka buta huruf di China menurun.


Anak-anak sekolah dasar di China pun kini awalnya mempelajari Pinyin sebelum mempelajar aksara Tionghoa yang lebih rumit.


Selama kariernya, pria ahli ekonomi ini telah menulis lebih dari 40 buku dan menerjemahkan Ensiklopedia Britannica ke bahasa Tionghoa.


Luar biasanya, 10 buku tulisan Zhou Youguang ditulis ketika ia sudah berusia 100 tahun.


Ya, Zhou Youguang termasuk orang yang panjang umur atau disebut supercentenarian.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top