Beritahati.com, Lampung - Sejatinya para orang tua tetap fokus manakala mengajak anak-anaknya bepergian atau melakukan aktivitas pribadinya. Bukan sebaliknya, meninggalkan begitu sang anak demi kepentingan urusannya. Akibatnya, kejadian fatal pun terjadi.


Contoh kasus di atas dialami pasangan suami istri In dan Fe, warga Gunung Terang, Langkapura, Bandar Lampung. Karena keduanya sibuk mengurus pernikahan adik, In dan Fe, lupa membiarkan anaknya, Raf (4) tertidur di dalam mobil dengan kaca tertutup. Tak berselang lama, Raf meninggal dunia akibat kehabisan oksigen pada Jumat petang (12/1).


“Diduga kehabisan oksigen di dalam mobil sehingga korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol. Harpan, Sabtu siang (13/1).


Dari hasil keterangan saksi, saat itu orang tua korban sedang sibuk mempersiapkan acara resepsi pernikahan.


“Adik orang tua korban akan melangsungkan pernikahan pada hari Minggu (14/1) besok,” ujarnya.


Kronologi kejadian, Jumat siang, saat mengendaraai mobil Avanza BE 4211 SS, orang tuanya menghentikan mobilnya dan pergi ke supermaket untuk membeli bahan makanan yang akan dimasak untuk pernikahan adik In.


Namun, tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya, Raf tidak ikut turun dan masih berada di dalam mobil dalam kondisi tidur.


Tidak memperhatikan jika anaknya masih berada di dalam mobil dalam keadaan tidur. Setelah menutup kaca dan mengunci mobil, orang tua korban langsung pergi.


Pasangan suami istri ini pun bergegas masuk ke supermaket lalu belanja hingga beberapa jam. Selesai belanja, saat memasukkan barang-barang mereka ke mobil kaget dilihatnya Raf sudah meninggal akibat kehabisan oksigen.


Namun sore harinya, orang tua baru ingat jika anaknya tidur tertinggal di dalam mobil. Sayangnya, saat pintu mobil dibuka, anaknya telah meninggal dunia.


Hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia lantaran kehabisan oksigen.


“Perkiraan korban meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazahnya telah d kembalikan ke pihak keluarga. Sekitar pukul 17.30 WIB korban dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat,”ungkapnya.


Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hapran menjelaskan bahwa kedua orang tua korban sudah dimintai keterangan. Kedua orang tua mengaku benar benar lupa kalau anak mereka ikut masuk ke dalam mobil saat mereka pergi.


“Kita hanya meminta keterangan dari kedua orang tua korban. Tidak ada kelalaian karena memang orang tuanya tidak tahu anaknya ikut masuk mobil,” punghkas Kapolsek saat dihubungi wartawan petang tadi.