Beritahati.com, Jakarta - Seorang anggota polisi kembali menjadi korban penusukan oleh bandar narkoba. Kali ini, menimpa Brigadir Londra Yusmerdiansyah, anggota Poltabes Bandung saat diperbantukan menggerebek sarang narkoba di Perumahan Golf Lake Residance Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Sabtu (13/1).


Brigadir Londra Yusmerdiansyah yang menderita luka tusuk dibagian pangkal paha kaki kanan, kini dalam perawatan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng, Jakarta Barat.


Sedangkan sang bandar ekstasi bernama Siapuw San alias SS, terpaksa ditembak mati anggota polisi lainnya karena nekat menyerang dan membahayakan nyawa petugas.


Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto mengatakan penagkapan bandar Ektasi bernama Siapuw San ini berdasarkan pengembangan yang dilakukan pihak Polrestabes Bandung yang sebelumnya berhasil menangkap 5 orang lberikut barang bukti ekstasi seberat 2 kilogram.


Selanjutnya Polrestabes Bandung berkoordinasi dengan Polres Jakarta Barat dan berkolaborasi dalam melakukan pengungkapan.


“Berdasarkan penyelidikan kami tangkap seorang berinsial SS pelaku pengedar Ekstasi di kawasan Mengga Besar Jakara Pusat,” ujar Suhermanto saat dikonfirmasi Beritahati.com, Sabtu petang (13/1).



Dalam penggerebekan tersebut, dua anggota Polresta Bandung yakni Iptu Tanwin dan Brigadir Londra Yusmerdiansyah dibantu oleh Iptu Anggoro dari Satnarkoba Polres Jakarta Barat serta Iptu H Munadi anggota Polsek Cengkareng.



Saat keempat anggota melakukan pengembangan dengan membawa pelaku ke kediamannya di perumahan Golf Lake Residence Cengkareng, pelaku tiba-tiba mengambil sebilah pisau dari rumahnya lalu menyerang Brigadir Londra.


Usai melakukan penyerangan, pelaku berusaha melarikan diri ke arah luar rumahnya. Tak ingin bandar narkoba kabur begitu saja, petugas memberikan tembakan peringatan ke udara namun tidak di hiraukan pelaku, hingga akhirnya polisi mengambil tindakan tegas menembak ke arah punggung pelaku,


“Saat itu kita tindak tegas pelaku” ujar Suhermanto.


Ditambahkan Suhermanto, SS sempat dilarikan ke RS Polri Kramat Jati. Setelah dirawat akhirnya meregang nyawa.