AFTECH bisa bawa Indonesia tembus 13,000 perusahaan rintisan pada 2020

AFTECH bisa bawa Indonesia tembus 13,000 perusahaan rintisan pada 2020

Reporter : Miechell

Beritahati.com, Jakarta - Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) meresmikan kemitraannya dengan Union Space untuk mendorong perkembangan industri teknologi finansial (tekfin) melalui penyediaan Fintech Space, yang merupakan co-working space khusus tekfin yang pertama di Indonesia.


UnionSpace merupakan platform masa depan untuk bekerja dan berkolaborasi. Kami tidak hanya menyediakan ruang untuk bekerja, namun kami hadir sebagai wadah kolaborasi yang turut membangun ekosistem bisnis untuk mengkaselerasi kegiatan wirausaha positif.

Perjanjian kerjasama ditandatangani Ketua Umum AFTECH Niki Luhur dan CEO UnionSpace Albert Goh, disaksikan Direktur Operasional & Sistem Otoritas Jasa Keuangan Fithri Hadi serta Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Junanto Herdiawan.


Ketua Umum AFTECH Niki Luhur mengatakan, Kerjasama ini mengukuhkan komitmen AFTECH sebagai wadah yang menghimpun para pelaku sektor jasa keuangan yang menggunakan kemajuan teknologi dalam menjalankan usahanya, sebagai satu kesatuan ekosistem dengan para pemangku kepentingan lainnya.


Indonesia sendiri berada dalam momentum yang terbangun berkat perkembangan teknologi dan pertumbuhan perusahaan rintisan yang terjadi dengan sangat pesat di Asia Tenggara.


Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah perusahaan rintisan tertinggi di kawasan ini dan diperkirakan akan mencapai jumlah 13.000 pada 2020 mendatang.


Menurut Direktur Eksekutif Kebijakan Publik Asosiasi FinTech Indonesia Ajisatria Suleiman, saat ini AFTECH merupakan asosiasi bagi industri tekfin dengan 137 anggota, yang terdiri dari 114 perusahaan start-up dan 23 lembaga keuangan.



Sehingga Fintech Space dapat menjadi tempat untuk berkolaborasi dan mematangkan dua pilar utama AFTECH yakni advokasi regulasi dan peningkatan kapasitas komunitas. Pilar komunitas merupakan pilar yang krusial dimana 78 persen anggota asosiasi telah berkolaborasi.


"Untuk itu, kami berharap Fintech Space dapat mengakselerasi inovasi dan memperkuat kolaborasi di antara para pelaku industri tekfin," ujar Ajisatria.


Sementara itu, Managing Director Kejora Ventures Andy Zain mempercayai bahwa UnionSpace dapat menjadi ekosistem co-working space yang dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi para start-up di Indonesia, terlebih berbekal 14 tahun pengalaman di industri ini.


Tak disangka, kehadiran UnionSpace di Indonesia tidak hanya berguna serta memajukan industri Tekfin dalam negeri saja, akan tetapi memberi dampak kepada pelaku industri serupa mancanegara.


Perwakilan UnionSpace Filipina Mikko Barranda menilai, dengan hadirnya UnionSpace Indonesia, pihaknya ikut mendapat kesempatan untuk berkonsolidasi dengan para klien dan tenan mereka di Indonesia.


"Sektor wirausaha di Asia Tenggara akan terus berkembang," ungkap Barranda.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top